Senin, 15 Juni 2026 WIB

Tragis, Terapis Pijat Listrik Tewas Testrum Alat Pijat Sendiri saat Hendak Obati Pasien

- Senin, 05 April 2021 12:28 WIB
1.011 view
Tragis, Terapis Pijat Listrik Tewas Testrum Alat Pijat Sendiri saat Hendak Obati Pasien
Ilustrasi: Evakuasi mayat korban. (Berita Jatim)

KEDIRI, Pesisirnews.com - Sungguh tragis kejadian yang dialami seorang terapis pijat listrik bernama Rachmad Aldi Basuki (53). Pria paruh baya yang berprofesi sebagai pengobat alternatif ini justru tewas saat hendak melayani pijat alternatif yang sudah menjadi pekerjaannya sehari-hari.

Kepolisian Sektor Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, langsung turun menangani kejadian warga Banjarmasin yang tinggal di Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, yang meninggal dunia tersengat aliran listrik dari alat pijat alternatif buatan yang bersangkutan.

"Kami tangani kejadian tersebut, ada seorang terapis pijat alternatif yang meninggal dunia tersetrum alat terapis-nya sendiri," kata Kapolsek Puncu AKP Bowo Wicaksono di Kediri, sebagaimana dilansir Antara, Minggu (4/4/2021).

Baca Juga:

Kejadian bermula saat Rachmad berencana melayani warga yang hendak terapi di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri dengan menggunakan perlengkapan listrik yang biasa dipakainya.

Namun yang bersangkutan justru meninggal dunia tersengat aliran listrik dari peralatan pijat alternatif buatannya sendiri.

Baca Juga:

Alat pijat alternatif tersebut dibuat dari alat sederhana, dengan seutas kabel listrik yang dikaitkan ke sendok makan. Setelah itu, kabel dicolokkan ke stop kontak listrik. Dengan itu, alat kemudian disentuhkan kepada bagian tubuh yang dikeluhkan pasien.

[br]

Kapolsek menambahkan masih melakukan penyelidikan secara mendalam terkait dengan kejadian tersebut. Namun, dari pemeriksaan sejumlah saksi, saat menyiapkan perkakas terapis di rumah pasien-nya, insiden tersebut terjadi. Rachmad langsung tersetrum alat terapis-nya sendiri dan meninggal dunia.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan, petugas juga tidak menemukan tanda-tanda bekas kekerasan.

Polisi menduga kematian yang bersangkutan karena kelalaian dengan alat pijat alternatif yang dibuatnya sendiri tersebut.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar warga waspada dan berhati-hati melakukan terapi alternatif kesehatan yang menggunakan aliran listrik karena berbahaya.

Jenazah, kata dia, juga dibawa petugas ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga berupaya menghubungi keluarga yang bersangkutan untuk memberikan informasi terkait dengan musibah tersebut.

"Jenazah yang bersangkutan berada di RSUD Kabupaten Kediri. Saya juga mengimbau warga berhati-hati dan waspada jika akan menggunakan jasa pijat ataupun terapi kesehatan dengan tambahan alat listrik atau lainnya, apakah telah memiliki izin dari dinas terkait," tutur Kapolsek.

Sumber: (suara.com)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dua Remaja Tersengat Listrik di Tembilahan, PLN Soroti Pentingnya Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Tegangan Menengah
Dua Remaja Tersengat Listrik di Tembilahan, PLN Soroti Pentingnya Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Tegangan Menengah
Dua Remaja Tersengat Listrik di Tembilahan, PLN Soroti Pentingnya Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Tegangan Menengah
Listrik Resmi Mengalir di Pelangiran Kecil dan Teluk Bunian, Warga Akhirnya Rasakan Terangnya Setelah Puluhan Tahun
Terhitung 1 Januari Sampai 28 Februari 2025 Diskon Tarif Listrik PLN 50%
Oknum Anggata Polisi Hantam Ibu Kandung Dengan Tabung Gas Elpiji Hingga Tewas
komentar
beritaTerbaru