BEIJING, Pesisirnews.com - Pihak berwenang di Cina sangat terkejut ketika menemukan virus korona baru pada kemasan makanan laut beku impor yang tiba dari kota pelabuhan Dalian, pada Selasa (11/8/2020).
Pemerintah setempat mengatakan virus itu ditemukan di kemasan luar makanan laut beku yang dibeli oleh tiga perusahaan di Yantai, kota pelabuhan di provinsi Shandong timur.
Pemerintah kota Yantai mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa makanan laut itu berasal dari pengiriman impor yang mendarat di Dalian tetapi tidak mengatakan dari mana asalnya.
Baca Juga:
Pada Juli, petugas bea cukai di Dalian, pelabuhan utama di provinsi timur laut Liaoning, menemukan virus korona dalam kemasan udang beku yang diimpor dari Ekuador, dan Cina kemudian menangguhkan impor dari tiga produsen udang Ekuador.
[br]
Baca Juga:
Pemerintah Yantai menyampaikan, sebagian makanan laut yang dibeli tiga perusahaan Yantai telah diolah untuk ekspor, sedangkan sisanya disimpan di gudang pendingin dan untungnya belum diedarkan ke pasar.
Ketika dikonfirmasi Reuters apakah ada makanan laut olahan yang telah diekspor, seorang anggota staf di unit respons wabah virus korona di Yantai menolak untuk menjelaskan.
Pemerintah kota Yantai telah menutup akses ke barang-barang tersebut. Pihak berwenang menegaskan, setiap orang yang menangani barang itu akan dikarantina sebelum dinyatakan negatif virus corona.
Wabah terbaru virus korona di kota Dalian dimulai pada akhir Juli, dengan kasus pertama terjadi di sebuah perusahaan pengolahan makanan laut.
Hingga 9 Agustus, Dalian telah melaporkan total 92 kasus positif virus Korona.
Non Reportase
Sumber : interaksyon.com via Reuters