Rabu, 24 Juni 2026 WIB

Dirikan Sekolah Berkebutuhan Khusus

- Jumat, 28 November 2014 15:00 WIB
825 view
 Dirikan Sekolah Berkebutuhan Khusus
K-CARE CENTER – (Dari kiri) Presiden Direktur K-Link Indonesia Mohamad Radzi Saleh, Ketua Yayasan K-Link Care Roziyaton Jamaluddin, dan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zahrain Mohamed Hashim, mengamati maket gedung K-Care Center, usai peletakan batu p
BOGOR, PESISIRNEWS.com- K-Care Center dibangun agar anak-anak berkebutuhan khusus mendapat fasilitas pendidikan dan keterampilan.
K-Link Care Foundation membangun sekolah untuk anak berkebutuhan khusus, yang diberi nama K-Care Center di Sentul, Bogor, Jawa Barat.
K-Link Care Foundation merupakan yayasan nirlaba yang khusus menjalankan program corporate social responsibility dari K-Link, perusahaan multi-level marketing asal Malaysia.

K-Care Center merupakan sekolah dan tempat terapi untuk anak-anak berkebutuhan khusus, di antaranya celebral palsy, autism dan ADHD, disleksia dan down syndrome, serta slow learners (CADS). Pembangunan sekolah seluas 3.000 meter persegi ini merupakan kerja sama antara K-Link Indonesia, melalui K-Link Care Foundation dengan Kedutaan Besar Malaysia.

Presiden Direktur K-Link Indonesia, Mohamad Radzi Saleh mengatakan, K-Care Center dibangun agar anak-anak berkebutuhan khusus mendapat fasilitas pendidikan dan keterampilan, dengan sarana penunjang yang baik, sekaligus menjadi tempat terapi.
“Indonesia dan Malaysia adalah saudara serumpun. Ini yang membuat kami semangat dan berkomitmen membangun sekolah ini di Indonesia. Namun, tanpa dukungan banyak pihak, terutama pemerintah Malaysia, rasanya hal ini sulit terlaksana,” kata Radzi di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/11).

Ketua Yayasan K-Link Care, Roziyaton Jamaluddin menjelaskan, sejak 2012, K-Care Center telah beraktivitas di kawasan Sentul. Namun, semakin hari peminatnya semakin banyak.

“Karena itulah, kami bertekad membangun sekolah dua lantai yang dapat menampung 50 siswa, dengan menelan biaya Rp 6 miliar,” ujar Roziyaton. Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Zahrain Mohamed Hashim, memberikan apresiasi atas pembangunan sekolah bagi anak berkebutuhan khusus tersebut. “Saat ini, Indonesia lah rumah kami. Kita bangun bersama rumah kita. Warga Malaysia jangan hanya cari keuntungan di Indonesia. Saya mendorong untuk kita menyumbang dan mendukung program kemanusiaan di indonesia,” tutur Zahrain.


Sumber : Sinar Harapan

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah
Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah
Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah
Peduli Akan Pendidikan, Pj Bupati Inhil Herman Menggelar Pertemuan Dengan Guru Di Kecamatan Kempas
Studi: Wanita Berpendidikan dan Mapan Makin Enggan Terikat Pernikahan
Organisasi Mahasiswa Kedokteran Indonesia Dorong Penerapan Kurikulum Pendidikan Seksual
komentar
beritaTerbaru