Rabu, 24 Juni 2026 WIB

Anis Baswedan akan Perjuangkan Upah Guru Honorer

- Selasa, 25 November 2014 17:25 WIB
690 view
Anis Baswedan akan Perjuangkan Upah Guru Honorer
 Menteri Pendidikan Dasar- Menengah  dan Kebudayaan (Mendikdasmenbud) Anies Rasyid Baswedan
JAKARTA, PESISIRNEWS.com - Menteri Pendidikan Dasar- Menengah  dan Kebudayaan (Mendikdasmenbud) Anies Rasyid Baswedan mengatakan akan segera menetapkan penghasilan minimum untuk guru honorer.

"Insya-Allah, bisa. Itu inisiatif dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB)," Hal tersebut dikatakan Anies usai prosesi upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN), di Kemendikbud, Selasa (25/11/14) pagi.
 
Menurutnya saat ini upah yang diterima guru honorer masih sangat kecil, bahkan seringkali lebih rendah dari upah minimum regional (UMR).

"Saya sudah bicara dengan Menpan (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi). Kita harus menetapkan batas minimum sehingga guru punya penghasilan cukup. Jangan sampai gaji guru hanya Rp 150.000-Rp 200.000. Kita harus ubah," kata Anies.

Anies menambahkan namun keputusan tetap berada di Menpan dan RB, Yuddy Chrisnandi, dan Presiden Joko Widodo.

Selain itu, Anies juga menjelaskan bahwa masih banyak PR (pekerjaan rumah) untuk menyelesaikan masalah guru yang belum selesai.

" Misalnya status kepegawaian, sudah statusnya tidak jelas lalu gajinya rendah pula. Tenaga kerja saja punya upah minimum, tapi guru tidak punya," ujar Anies.( Y. Cha )

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah
Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah
Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah
Peduli Akan Pendidikan, Pj Bupati Inhil Herman Menggelar Pertemuan Dengan Guru Di Kecamatan Kempas
Studi: Wanita Berpendidikan dan Mapan Makin Enggan Terikat Pernikahan
Organisasi Mahasiswa Kedokteran Indonesia Dorong Penerapan Kurikulum Pendidikan Seksual
komentar
beritaTerbaru