Sabtu, 11 Juli 2026 WIB

3 Desa di Merbau Masuk Pengembangan Kawasan Pesisir Indonesia

- Rabu, 09 September 2015 15:51 WIB
412 view
3 Desa di Merbau Masuk Pengembangan Kawasan Pesisir Indonesia
Tampak Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti memimpin rapat dengan SKPD terkait dalam rangka pelaksanaan program pusat pengembangan Kawasan Pesisir Indonesia, Rabu (9/9).
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Dalam rangka memberdayakan Kelompok Masyarakat Pesisir (KMP), Pemerintah Pusat berkomitmen memajukan kawasan pesisir Indonesia, yang dimulai dari pedesaan.

Adapun daerah yang terpilih menjadi fokus pengembangan, yakni Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Provinsi Jambi, Jawa Tengah, dan Kalimantan Tengah. Program ini dilakukan agar lebih mandiri, baik dari segi ekonomi kesejahteraan dan bencanan alam.

Untuk mensukseskan program tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Meranti langsung membentuk tim teknis yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, Drs Iqaruddin MSi, dengan Leading Sektor Dinas Perikanan dan Kelautan bersama SKPD terkait, dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Ruang Melati Kantor Bupati Meranti, Jalan Dorak Selatpanjang, Rabu (9/9).

Seperti dijelaskan Kadis Perikanan dan Kelautan, Askandar, mengatakan bahwa dari hasil survei dan kajian teknis, pihaknya bersama Kementerian dengan mempertimbangkan potensi dan kondisi geografis wilayah diputuskan Kecamatan Merbau dengan 3 (tiga) Desanya sebagai pilot project kegiatan itu, tiga desa tersebut yakni Desa Mekar Sari, Desa Bagan Melibur dan Desa Mayang Sari.

"Setelah dilakukan survei dan kajian oleh tim teknis dengan melihat potensi dan kehidupan sosial masyarakatnya, maka kami tetapkan 3 desa di Kecamatan Merbau," ujarnya.

Dengan telah ditetapkannya tiga desa tersebut, tinggal lagi membentuk Kelompok Masyarakat Pesisir (KMP) secara mandiri oleh masyarakat. Nantinya, KMP akan mengelola dana stimulan bantuan pusat sebesar 800 juta rupiah/tahun yang berlanjut selama 3 tahun sesuai dengan program yang akan dijalankan.

"Ini merupakan kesempatan bagi daerah, semoga masyarakat yang berada dikawasan ini bisa mandiri baik dari bencana ekonomi maupun bencana alam, seperti abrasi dan lainnya," jelas Sekda Meranti, Drs Iqaruddin.

Ia juga menyarankan, agar kegiatan ini dapat disinergikan dengan program pemberdayaan oleh SKPD terkait sehingga percepatan pertumbuhan kawasan pesisir yang juga menjadi fokus Pemda Meranti dapat segera terwujud.

"Mari jadikan Meranti sebagai garda terdepan Provinsi Riau, Indonesia menjadi kawasan yang maju," ucap Iqaruddin yang berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik.

Tidak hanya itu, Ia juga meminta dalam pelaksanaan kegiatan sepenuhnya melibatkan masyarakat dengan menjadikan masyarakat sebagai objek sekaligus subjek dari kegiatan, sehingga seiring berjalannya kegiatan dapat melahirkan SDM yang memilik Skill dalam mencibtakan kemandirian di desanya, selain itu desa yang menjadi fokus program ini diharapkan pula dapat menjadi contoh bagi desa lainnya untuk berkembang.

Guna memperlancar kegiatan ekonomi, Pemda Meranti dibawah koordinir Disperidag dan Koperasi juga akan membangun Bumdes dan Koperasi untuk menampung hasil kegiatan masyarakat.

"Semoga Kabupaten Meranti dapat menjadi percontohan Nasional pengembangan Kawasan Pesisir Indonesia," harap Askandar.(Rls/Adi)

SHARE:
beritaTerkait
Diresmikan Presiden Prabowo, Bendungan Meninting Garapan Hutama Karya Jadi Pusat Peresmian Lima Bendungan Nasional
7 Juara Ketinting Inhil Berlaga di Pelalawan Racing Boat Tahun 2026
Seekor Buaya Muncul Disekitaran Pos Polairud Inhil Parit 19 Tembilahan
UMKM Inhil Unjuk Gigi di Puncak HUT Dekranas ke-46, Produk Kriya, Wastra, dan Kuliner Tampil di Tingkat Nasional
Ganyang 'Setan Korup', Aliansi Mahasiswa Sumut Kepung KEJATI Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi Di Daerah Hingga Skandal Jampidsus
Bupati Herman Pimpin Penguatan Verifikasi KLA, Targetkan Predikat Lebih Tinggi
komentar
beritaTerbaru