Senin, 25 Mei 2026 WIB

Disdik Ancam Kepsek Tak Dapat Dana Sertifikasi

Menolak Diposisikan Sebagai Guru Biasa
- Jumat, 24 Juli 2015 18:39 WIB
305 view
Disdik Ancam Kepsek Tak Dapat Dana Sertifikasi
Ilustrasi
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Bagi setiap Kepala Sekolah (Kepsek) di Kabupaten Kepulauan Meranti, perlu mempersiapkan diri jika harus mundur dan kembali menjadi guru biasa (Periodesasi). Karena, Jabatan kepsek tidak berlaku seumur hidup, melainkan maksimal hanya dua periode kepemimpinan atau delapan tahun. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti, M. Arif, Kamis (23/7) kemarin mewanti-wanti Kepsek agar bersedia menjadi guru biasa, jika masa jabatannya menjadi Kepsek sudah selesai. Hal ini merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) nomor 28 tahun 2010, tentang jabatan kepala sekolah.

Ia mengungkapkan, seharusnya Permen tersebut sudah diberlakukan sejak tahun 2012 lalu. Namun, pada saat itu banyak kepala sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti menolak peraturan tersebut. 

"Karena mereka menolak, banyak kepsek yang tidak kami berikan dana sertifikasi," ujarnya. 

Meski pun begitu, Arif memastikan pada tahun 2018 kepala sekolah yang mulai menjabat sebagai Kepsek pada tahun 2012 akan diposisikan sebagai guru biasa. Namun apabila mereka memiliki prestasi yang menggembirakan mereka bisa menjabat sebagai kepala sekolah di sekolah lain. 

"Seharusnya sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak melaksanakan Permendiknas. Toh semuanya merupakan guru, kepsek itu hanya tugas tambahan saja," kata Arif. 

Menurutnya, itu dilakukan pemerintah sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas kepala sekolah sehingga terjadi persaingan yang positif untuk meningkatkan pendidikan. Selain itu, hal ini juga bisa dimanfaatkan bagi para guru pengajar karena memiliki kesempatan menjadi kepala sekolah. 

Arif juga menghimbau, bidang kepegawaian di Dinasnya untuk memperhatikan mana-mana saja kepala sekolah yang seharusnya digeser dan atau harus kembali menjadi guru kembali.(Adi)

SHARE:
beritaTerkait
Insiden Berdarah di Bantaeng, Ketua IWO Diduga Diserang Parang oleh Tetangga
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan PKH Dikelola Perusahaan Luar Tanpa Libatkan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Kasus Bandar Sabu 2,13 Gram di Keritang,
Apel Siaga Karhutla di Tempuling, Stake Holder dan MPA Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau
Bupati dan Wabup Inhil Hadiri HLM TPID Pengendalian Inflasi Daerah
Kodim 0314/Inhil Raih Juara I Lomba Simulasi Pemadam Kebakaran Tingkat Korem 031/WB
komentar
beritaTerbaru