Rabu, 17 Juni 2026 WIB

Pengakuan Pengguna Obat PCC di Kendari, Beberapa Menit Langsung Jadi Zombie

- Sabtu, 16 September 2017 23:45 WIB
1.234 view
Pengakuan Pengguna Obat PCC di Kendari, Beberapa Menit Langsung Jadi Zombie
KENDARI – Kota Kendari, Sulawwesi Tenggara dihebohkan bertumbangnya puluhan korban obat PCC yang mendadak berubah menjadi zombie dan harus dirawat di rumah sakit jiwa.

Total, 86 korban harus menjalani perawatan di rumah sakit dan diikat, sedangkan tiga orang lainnya diketahui meninggal dunia.

Salah satu korban yang ikut menenggak obat PCC, Rini (22) pun menuturkan efek mengerikan pil yang ia telan itu.Warga Kelurahan Kemaraya Kota Kendari itu mengaku, efek PCC yang diminumnya bisa langsung dirasakan tak lebih dari 15 menit usai menelan pil tersebut.


Pertama kali yang ia rasakan adalah badan mulai terasa lemas dan kejang-kejang di sekujur tubuh.

Baca Juga:
Korban diduga obat PCC yang menyerupai narkoba flaka dirawat di rumah sakit. Istimewa

Korban diduga obat PCC yang menyerupai narkoba flaka dirawat di rumah sakit. Istimewa

Darah kemudian terasa terkumpul di kepala hingga membuat tubuh mulai merasakan panas hingga menjalar ke seluruh tubuh.

Baca Juga:

Karena itu, mereka yang meminum obat PCC, akan mencari air secepat mungkin.

"Gak peduli air kotor atau bersih. Yang jelas ingin nyebur ke air karena semua badan terasa panas," jelas Rini seperti diberitakan Kendari Pos (grup pojoksatu.id).

Rini menjelaskan, jenis PCC yang ditenggaknya sangat berbeda dosisnya dengan yang selama ini digunakan.

Obat PCC ini, lanjutnya, memiliki efek yang sangat luar biasa dan jauh dari biasanya.

Sebab, ia mengaku tak sadarkan diri dan mengalami halusinasi hebat hanya dalam beberapa menit saja."Yang ini sangat ganas. Jauh lebih ganas pokonya," tambahnya.


Senada, Amus, korban lainnya pun menuturkan reaksi yang jauh lebih cepat ketimbang PCC lainnya.

"Langsung nyeri. Mendadak lupa ingatan," ungkapnya.

Amus juga mengaku mendapati wajahnya berubah menjadi sangat aneh saat melihat ke cermin.

Yang ia rasakan, ingin terys berjalan kemana saja tanpa tahu akan kemana alias tanpa tujuan.

Malah, ia juga menyebut dirinya seperti orang tak waras dan tak tahu dimana tempatnya berada.

Beruntung, ia masih bisa melawan efek obat PCC tersebut.

"Tapi saya ingat betul, saya tidak sadar dan ingin berjalan terus tanpa tujuan. Semakin sakit lagi sarafku, sepertinya saya ingin berlari," katanya.

Seperti diketahui, puluhan orang mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, kebanyakan masih berstatus pelajar, didapati berperilaku aneh bak zombie.

Mereka pun akhirnya harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa di Kendari dan diikat karena meronta-ronta tak karuan.

Tercatat, 86 korban harus menjalani perawatan di rumah sakit dengan sebagian besar diantaranya harus menjalani perawatan intensif.Sebagian kecil diantaranya diperbolehkan pulang dengan masih menjalani rawat jalan.


Seorang siswa SD bernama Moldi Kuniawan (11) meninggal dunia di RS Bhayangkara pada Selasa (12/9).

Sedangkan dua korban meninggal lainnya diketahui akibat menceburkan diri ke teluk dan sungai.

Salah satu korban obat PCC di kendari masih di rawat di rumah sakit.

Salah satu korban obat PCC di kendari masih di rawat di rumah sakit.

Yakni Reski Indra Hartawan (22), warga Kelurahan Watu-watu yang ditemukan tewas setelah lompat ke Teluk Kendari.

Kemudian, Muliadi (19), warga Purirano Kecamatan Mata Kabupaten Konawe yang ditemukan tak bernyawa di pinggir Kali Wanggu, Kota Kendari.

(kendari pos/sad/ruh/pojoksatu)

SHARE:
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
SPMB 2026 di Inhil Gunakan Sistem Elektronik, Disdik Jamin Transparan dan Tanpa Pungutan
Aksi Heroik Anggota Polsek Kota, Berhasil Amankan Dua Orang Terduga Begal !
Gema Muharam Herman Berharap Acara Keagamaan untuk Meningkatkan Nilai Spritual Masyarakat
Pemkab Inhil Besinergi Dengan Tim Penggerak PKK Dalam Mengelola Makanan Sehat
komentar
beritaTerbaru