Rabu, 17 Juni 2026 WIB

Investigasi Penari Telanjang Hotel Classic, Rahasia “Perangkap Maut”

- Sabtu, 16 September 2017 23:16 WIB
5.299 view
Investigasi Penari Telanjang Hotel Classic, Rahasia “Perangkap Maut”
Penari telanjang di Hotel Classic Jakarta
JAKARTA – Penari telanjang menjadi salah satu daya tarik pengunjung tempat hiburan di Hotel Classic Jakarta. Penari bugil ini beraksi mulai pukul 12 malam hingga pukul 03.00 dinihari.

Dentuman musik diiringi kelap kelip temaram lampu membuat pengunjung lantai 5 Hotel Classic Jakarta larut dalam suasana romantis.

Hampir semua pengunjungi ditemani wanita cantik yang sudah disediakan pengelola hiburan malam Classic Hotel. Mereka siap memuaskan pengunjung. Disentuh boleh, ngamar pun tak masalah.

Tepat pukul 12 malam, sebanyak enam penari telanjang muncul di balik tirai panggung. Awalnya masih mengenakan celana dalam. Lama-lama, semuanya dilepas.

Usia para wanita cantik itu rata-rata di bawah 23 tahun. Kulitnya putih, mulus. Kecantikannya hampir sempurna.

Baca Juga:

"Rata-rata pribumi. Kebanyakan sih dari Indramayu," bisik Desy, ledies cantik yang mengaku berasal dari Cibanteng, Bogor, Jawa Barat.

Setelah beberapa menit berlenggak-lenggok di atas panggung, para penari bugil turun. Mereka mendatangi para tamu yang sedang menikmati minuman. Hanya tersisa dua penari yang terus beraksi di atas panggung.

Baca Juga:


Di belakang penari bugil, seorang wanita paruh baya berjalan membuntuti. Ia membawa wadah berisi gelas sloki mini.

Penari telanjang itu siap menemani tamu menenggak minuman dengan memakai sloki mini. Harga satu sloki Rp75 ribu.

Tentu saja yang bayar adalah tamu. Penari telanjang ini boleh diraba. Tapi harus siap-siap merogoh kocek tebal.

Tamu harus tahu rahasia 'perangkap maut' penari telanjang. Jika terlena, isi dompet bisa bisa terkuras habis. Mereka sengaja menggesek-gesekkan dadanya ke tubuh tamu agar terbuai.

"Kalau dia (penari telanjang) datang, tolak aja. Kamu bisa habis. Dia kuat minum, bisa berpuluh-puluh sloki. Dulu ada tamu yang kaget bayar Rp3,5 juta," tambah Desy.

Malam semakin larut. Bisikan Desy semakin pelan hingga nyaris tak terdengar. Kondisi itu diperparah dengan kerasnya suara musik di ruangan itu.

Untuk menggali lebih jauh tentang dunia hiburan malam di Classis Hotel, saya harus menuruti bujukan Desy untuk ngamar bareng. Tempatnya di kamar hotel bagian bagian. Tarifnya murah meriah.

sumber(tim/guruh permadi/pojoksatu/pojoksulsel)

SHARE:
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
SPMB 2026 di Inhil Gunakan Sistem Elektronik, Disdik Jamin Transparan dan Tanpa Pungutan
Aksi Heroik Anggota Polsek Kota, Berhasil Amankan Dua Orang Terduga Begal !
Gema Muharam Herman Berharap Acara Keagamaan untuk Meningkatkan Nilai Spritual Masyarakat
Pemkab Inhil Besinergi Dengan Tim Penggerak PKK Dalam Mengelola Makanan Sehat
komentar
beritaTerbaru