Wakapolres Inhil Bekali Kader HMI Materi Green Policing, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan
INDRAGIRI HILIR Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkunga
Artikel
Pesisirnews.com, Jakarta - Data Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia menyebutkan bahwa setiap tahun ada 28.000-38.000 orang yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Jumlah tersebut membuat Indonesia berada di peringkat pertama negara dengan rasio tertinggi kematian akibat kecelakaan lalu lintas di dunia.
"Kalau dari segi jumlah kita memang nomor tiga. Tapi dari segi populasi penduduk, kita yang pertama," kata Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu kepada KompasOtomotif, Minggu (3/12/2017).
Menurut Jusri, posisi Indonesia sebagai negara dengan rasio tertinggi kematian akibat kecelakaan lalu lintas sesuai fakta di lapangan. Sebab saat ini sangat banyak pengguna kendaraan di Indonesia tidak mengerti peraturan lalu lintas. Saking banyaknya jumlah orang yang tidak tahu aturan ini berimbas pada kacaunya lalu lintas secara keseluruhan.
Baca Juga:
"Problemnya ada yang tahu, tapi dominasinya justru yang tidak tahu. Sehingga yang tahu justru terpengaruh untuk ikut berperilaku yang tidak aman," ucap Jusri.
Jusri menganggap posisi Indonesia sebagai negara dengan rasio tertinggi kematian akibat kecelakaan lalu lintas sangat mengkhawatirkan. Pemerintah pun diminta untuk tidak sekedar menganggap data tersebut sebagai angin lalu.
Baca Juga:
Jusri menilai masih tingginya kecelakaan lalu lintas di Indonesia disebabkan kurangnya edukasi dan lemahnya penegakan hukum. Dalam hal edukasi, Jusri mencontohkan beban yang terlalu besar pada kepolisian.
Padahal dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan, edukasi tertib berlalu lintas menjadi kewenangan seluruh pemerintah daerah provinsi dan kabupaten kota, serta 12 kementerian, termasuk di dalamnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Jusri menilai Inspres Nomor 4 Tahun 2013 belum terimplementasi dengan baik. Karena itu lembaga-lembaga pemerintah yang terlibat di dalamnya dinilai harus mulai aktif terlibat dalam edukasi tertib berlalu lintas. Tentu bila tidak ingin angka kematian akibat laka lantas di Indonesia terus bertambah.
"Polri sudah banyak tugasnya, dari mulai nangkap maling sendal sampai urusan yang lebih tinggi. Jadi sudah seharusnya diserahkan ke beberapa departemen. Sehingga ada partisipasi," ucap Jusri.
Sumber Kompas.com
INDRAGIRI HILIR Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkunga
Artikel
Tembilahan Pengembangan komoditas kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diarahkan tidak berhenti pada sektor perkebunan, tetapi ju
Artikel
INDRAGIRI HILIR Warga bersama personel Polsek Mandah dan Koramil 08 Mandah menemukan seekor hewan mamalia laut yang diduga merupakan ban
Artikel
Tembilahan, (22/9/2026) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti Penilaian Interviu Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Tahu
Artikel
BANJAR XII Ribuan warga Kabupaten Rokan Hilir berkumpul di halaman Mapolres Rokan Hilir, Selasa (22/9/2026), untuk mengikuti Tabligh Akb
Islam
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Sebanyak 70 orang kontingen asal Indragiri Hilir (Inhil), akan berkompetisi di Pekan Olahraga, Seni dan Pembel
Olah Raga
Tembilahan Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan jajaran Kejaksaan terus diperkuat. Hal tersebut mengemuka saa
Artikel
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) terus
Artikel
INDRAGIRI HILIR Polres Indragiri Hilir kembali menorehkan prestasi dalam bidang pelayanan publik. Polres Inhil menerima Piagam Pengharga
Artikel
INDRAGIRI HILIR Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Indragiri Hilir mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis
Hukrim