Rabu, 17 Juni 2026 WIB

Merasa Disepelekan, Dandim Rembang Tempeleng Kades Saat Rakor

- Jumat, 10 November 2017 19:26 WIB
699 view
Merasa Disepelekan, Dandim Rembang Tempeleng Kades Saat Rakor
Dandim Rembang dan Kades. (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Pesisirnews.com,Rembang - Suasana rapat koordinasi (Rakor) pengawasan dana desa yang digelar di Pendopo Museum RA Kartini Rembang, mendadak berubah menjadi gaduh. Para kepala desa peserta Rakor memprotes Dandim 0720/Rembang, Letkol (Inf) Darmawan Setiyadi, yang menempeleng salah satu rekannya.

"Pak Dandim tadi sedang memberikan pengarahan di depan. Tapi yang namanya kepala desa, mungkin kecapekan karena banyak aktivitas, saat itu ada yang menyandarkan kepalanya di kursi. Kemudian dia dipanggil sama Dandim, diberi shock therapy semacam militer," ungkap Ketua Paguyuban Kepala Desa se Kabupaten Rembang, Zidad, Jumat (10/10/2017).

Saat dikonfirmasi, Letkol Darmawan Setiyadi, mengakui melakukan tindakan tersebut. Ia mengakui tindakan yang dilakukannya tersebut dipicu kondisi fisiknya yang sedang kelelahan. 

Dijelaskannya, saat kejadian dia sedang melakukan pemaparan materi di atas mimbar. Namun, ia merasa ada salah seorang kepala desa yang menunjukkan sikap seolah menyepelekan paparannya itu.

"Saat saya menyampaikan materi untuk kepala desa, ada yang di depan saya terlihat seorang kepala desa terkesan menyepelekan. Saya panggil ke depan, saya ingatkan. Memang saya tempeleng kena pipi, tapi ya nggak keras," kata Darmawan sambil mempraktikan gerakan menyerupai menampar.

Setelah Darmawan turun dari mimbar, para kepala desa lalu menyerukan protes atas tindakan Dandim.

Darmawan mengakui tindakannya tersebut salah dan tidak sepatutnya dilakukan olehnya. "Ya mungkin itulah kondisi kelemahan saya yang mungkin dalam keadaan yang kurang fit. Saya lepas kontrol," lanjutnya. 

Namun kemudian Dandim segera menetralisir tindakan dan kesalahannya. Dandim segera mengajak Muhamad Hilaludin (Kades Jambangan, Kecamatan Sarang) yang ditempelengnya itu berjabat tangan. Detiknews

SHARE:
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
SPMB 2026 di Inhil Gunakan Sistem Elektronik, Disdik Jamin Transparan dan Tanpa Pungutan
Aksi Heroik Anggota Polsek Kota, Berhasil Amankan Dua Orang Terduga Begal !
Gema Muharam Herman Berharap Acara Keagamaan untuk Meningkatkan Nilai Spritual Masyarakat
Pemkab Inhil Besinergi Dengan Tim Penggerak PKK Dalam Mengelola Makanan Sehat
komentar
beritaTerbaru