Rabu, 17 Juni 2026 WIB

KPK sebut punya 2 alat bukti baru untuk kembali memulai penyidikan e-KTP

- Rabu, 08 November 2017 09:17 WIB
274 view
KPK sebut punya 2 alat bukti baru untuk kembali memulai penyidikan e-KTP

Jakarta, Pesisirnews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi perihal adanya penyidikan baru terhadap kasus korupsi proyek e-KTP. Meski dalam penyidikan tersebut KPK tidak mengumumkan secara resmi status tersangka dari kasus tersebut.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan pihaknya meyakini adanya dua alat bukti cukup untuk dimulainya penyidikan baru. Hal itu disampaikan menyusul tersebarnya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang kembali menyeret nama ketua DPR Setya Novanto.

"Secara spesifik belum kami sampaikan. Tetapi sebelum proses penyidikan dilakukan, sudah ada bukti permulaan yang cukup atau minimal 2 alat bukti. Kami yakin punya lebih 2 alat bukti," ujar Febri di gedung KPK, Selasa (7/11).

Baca Juga:

Meski SPDP tersebar, KPK tetap tak bergeming. Febri hanya kembali menegaskan dalam kasus korupsi yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu terdapat tersangka baru seiring dimulainya penyidikan.

Dia beralasan penyidik masih terus berkomunikasi terkait penanganan kasus tersebut. 

Baca Juga:

"Benar ada proses penyidikan, benar sudah ada tersangka baru dalam kasus KTP elektronik ini," ujarnya.

Diketahui, nama Setya Novanto tercantum pada SPDP tertanggal 31 Oktober 2017 dengan nomor Sprin.Dik-113/01/10/2017 dan kemudian tersebar. Di dalamnya tertulis status ketua umum Golkar itu sebagai tersangka terkait korupsi proyek e-KTP.

Sejumlah saksi pun dipanggil KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi, seperti Teguh Juwarno, Miryam S Haryani, Chairuman Harahap, Agun Gunandjar, dan Rudi Alfonso. Sebagian besar para saksi tersebut mengatakan kapasitas mereka sebagai saksi dan dikonfirmasi mengenai Setya Novanto.

"Untuk Pak Setya Novanto," ujar Miryam saat tiba di gedung KPK.

Sumber Merdeka.com

SHARE:
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
SPMB 2026 di Inhil Gunakan Sistem Elektronik, Disdik Jamin Transparan dan Tanpa Pungutan
Aksi Heroik Anggota Polsek Kota, Berhasil Amankan Dua Orang Terduga Begal !
Gema Muharam Herman Berharap Acara Keagamaan untuk Meningkatkan Nilai Spritual Masyarakat
Pemkab Inhil Besinergi Dengan Tim Penggerak PKK Dalam Mengelola Makanan Sehat
komentar
beritaTerbaru