Jumat, 26 Juni 2026 WIB

Lagi, Malaysia Umumkan Terinfeksi Kasus Virus Zika

- Senin, 05 September 2016 06:26 WIB
396 view
Lagi, Malaysia Umumkan Terinfeksi Kasus Virus Zika
KUALA LUMPUR - Malaysia mengkonfirmasi infeksi lokal pertama virus Zika sekaligus menjadi kasus kedua virus yang disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti itu. Pernyataan ini muncul tiga hari setelah Negeri Jiran itu melaporkan infeksi virus Zika yang pertama.

Pada hari Sabtu, pihak berwenang Malaysia mengatakan mereka telah mendeteksi infeksi lokal pertama virus Zika. Pasiennya adalah seorang pria berusia 61 tahun di kota Kinibalu.

"Konfirmasi dari kasus kedua Zika di Kota Kinibalu menunjukkan bahwa virus ini sudah ada dalam masyarakat kita," kata Menteri Kesehatan Malaysia, Subramaniam Sathasivam.

"Zika hadir di negara kita. Kasus baru akan terus muncul," begitu pernyataan Sathasivam yang diposting pada halaman Facebook-nya seperti dikutip dari Al Arabiya, Senin (5/9/2016).

Tiga hari lalu, Malaysia melaporkan infeksi Zika pertama. Seorang wanita yang tinggal di dekat Kuala Lumpur terjangkit virus saat berkunjung ke Singapura. Singapura sendiri telah melaporkan lebih dari 200 kasus virus Zika.

Infeksi Zika pada wanita hamil telah terbukti menyebabkan microcephaly atau cacat lahir parah yaitu mengecilnya ukuran kepala dan otak serta kelainan otak lainnya. Sedangkan pada orang dewasa, virus Zika dikaitkan dengan sindrom neurologis langka yang dikenal sebagai Guillain-Barre, serta gangguan neurologis lainnya.

Sumber: Sindonews.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Laga Uji Coba Jelang ASEAN Cup U-19 2024 Malaysia Libas Calon Lawan Timnas U-19 Indonesia
Pedagang Bazar Ramadhan di Malaysia Mengeluh, Ramai Pengunjung tapi Sepi Pembeli
Menhub Malaysia Sebut Kerja Sama dengan China Tak akan Membuat Malaysia Terjebak Utang
Pemerintah Prihatin: Hasil Uji Laboratorium 60 Persen Sperma Pria di Malaysia Tidak Normal
Meski Berusia 97 Tahun, Dr Mahathir Mohamad Sebut Masih akan Terus Terjun ke Dunia Politik
Menaker Ida Fauziyah Berharap Malaysia Adil dalam Penegakan Hukum terhadap PMI di Malaysia
komentar
beritaTerbaru