Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Pemimpin ISIS Merupakan Orang Paling Berpengaruh di Dunia

- Jumat, 06 November 2015 09:40 WIB
535 view
 Pemimpin ISIS Merupakan Orang Paling Berpengaruh di Dunia
internet
Abu Bakr al-Baghdadi
PESISIRNEWS.COM - Pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi masuk dalam daftar orang-orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Dia berada di urutan ke-57. Apa alasan dia dimasukkan di daftar bergengsi itu?

Seperti dilansir Forbes, Jumat (6/11/2015), al-Baghdadi memproklamirkan diri sebagai khalifah dari Negara Islam Irak dan Syam. Dia juga banyak merekrut orang untuk masuk ke dalamnya dalam waktu yang singkat.

Pejuang ISIS al-Baghdadi ini telah menyita bagian timur Suriah dan barat Irak. Dia juga melakukan penjualan minyak di pasar gelap dengan total pendapatan USD 1.000.000 per hari.

Dihimpun dari berbagai sumber, Abu Bakr al-Baghdadi dulu dikenal dengan nama Dr Ibrahim. Kemudian dalam upaya untuk mengklaim dirinya sebagai keturunan Muhammad, baru-baru ini sebagai Abu Bakr Al-Baghdadi Al-Husseini Al-Qurashi.

Sekarang Dia mengklaim dirinya sebagai Amir al-Mu'minin Khalifah Ibrahim. Menurut biografi yang diposting di forum jihad pada Juli 2013, ia meraih gelar master dan PhD dalam studi Islam dari Universitas Islam Baghdad di pinggiran Adhamiya.

Laporan menunjukkan bahwa dia adalah seorang ulama di Masjid Hanbal Ahmad ibn Imam di Samarra pada sekitar waktu invasi pimpinan AS ke Irak tahun 2003.

Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINI

Sumber : detik.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wanita Inggris yang Bergabung dengan ISIS Kehilangan Banding atas Pencabutan Kewarganegaraan
Ditengah Duka Gempa Turki-Suriah, 53 Orang Tewas Diberondong Peluru ISIS di Suriah
BMKG: Gelombang 1,25 hingga 2,5 Meter Berpeluang Terjadi, Masyarakat Pesisir Diminta Waspada
Perang Ukraina dan Krisis Utang di Negara-negara Berkembang yang Makin Mengkhawatirkan
Krisis Ukraina Berimbas pada Kenaikan Harga Emas
Media Rusia: Media Barat Terjerat Misinformasi Tentang Krisis Ukraina yang Mereka Tulis Sendiri
komentar
beritaTerbaru