Jumat, 01 Mei 2026 WIB

525 Siswa dan 25 Guru di Kedah Malaysia Positif Covid-19, Pemerintah Setempat Tutup Sekolah

- Senin, 24 Januari 2022 17:47 WIB
630 view
525 Siswa dan 25 Guru di Kedah Malaysia Positif Covid-19, Pemerintah Setempat Tutup Sekolah
Ilustrasi: Pemerintah Kedah terpaksa tutup sekolah karena ratusan siswa dan puluhan guru terinfeksi Covid-19. (Foto: BERNAMA)

ALOR SETAR, Pesisirnews.com - Sejak 18 Januari lalu, sebanyak 15 sekolah di Kedah terpaksa harus ditutup pemerintah setempat menyusul 525 siswa dan 25 guru di sekolah tersebut dites positif Covid-19.

Ketua Komite Agama, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia Kedah, Datuk Najmi Ahmad mengatakan 13 sekolah yang ditutup merupakan pesantren harian sedangkan dua lainnya adalah sekolah reguler.

Dikatakannya, menyusul situasi tersebut, pemerintah meminta Dinas Pendidikan Negeri (JPN) Kedah untuk terus memantau dan meningkatkan kepatuhan terhadap standar operasi prosedur (SOP) yang ditetapkan untuk menertibkan penyebaran Covid-19 yang melibatkan klaster pendidikan.

Baca Juga:

Namun situasi masih terkendali dan siswa yang terlibat telah ditempatkan di Pusat Karantina dan Perawatan Risiko Rendah (PKRC) Covid-19, termasuk di Dewan Wawasan, Jitra untuk perawatan dan tindakan lebih lanjut,” katanya kepada wartawan, Senin (24/1/2022).

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Negeri (JKN) Kedah menginformasikan, sebanyak 10 klaster pendidikan terdeteksi melibatkan sekolah di beberapa kecamatan antara lain Pendang, Kulim, Kubang Pasu, Yan dan Kuala Muda.

Baca Juga:

[br]

Semua sekolah yang terlibat diliburkan selama seminggu dan masa penutupannya tergantung dari hasil penilaian risiko di lokasi.

Sementara itu, Najmi mengatakan masih ada 162 dari 30.400 guru SD dan SMP di negara bagian itu yang belum menerima suntikan vaksin Covid-19 hingga saat ini.

Dia mengatakan, para guru tidak boleh berhadapan langsung dengan siswa dan ditempatkan secara terpisah sebagai langkah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan siswa dan guru lainnya.

“Ada yang memberikan alasan dan alasan kesehatan menurut pemikirannya masing-masing, untuk saat ini kami membimbing dan membujuk mereka untuk mempertimbangkan kembali, karena memunculkan banyak hal lain ketika sekolah harus menyediakan tempat isolasi dan menghambat proses belajar siswa,” ujarnya. (PNC/BERNAMA)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KERIS dan Kemenhub RI Sepakat Dongkrak Ekonomi Rakyat Pascapandemi Covid-19
Ribuan Anak Putus Sekolah di Tangerang, Bupati Segera Lakukan Pendataan
Prihatin, Oknum Kepsek Ditangkap Tim Saber Pungli dengan BB Uang Puluhan Juta Rupiah
Berapa Jumlah Kematian Global Akibat Covid-19? Simak Rilis Terbaru WHO Berikut Ini
Pasi Ops Kodim 0314/lnhil Pimpin Apel Pendisiplinan Prokes Guna Mencegah Penyebaran Covid-19
Kota Shanghai di Lockdown, 26 juta Penduduk Kota “Dikunci” di Rumah Masing-masing
komentar
beritaTerbaru