Selasa, 03 Maret 2026 WIB

Masih Pakai Sepatu Bermerk, Mario Dandy Nangis saat Rekonstruksi Penganiayaan David

- Sabtu, 11 Maret 2023 10:57 WIB
1.070 view
Masih Pakai Sepatu Bermerk, Mario Dandy Nangis saat Rekonstruksi Penganiayaan David
Reka ulang (Rekonstruksi) kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy terhadap putra petinggi GP Anshor, David. (Foto via VIVA)

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Pelaku penganiaya anak petinggi GP Anshor David Ozora, Mario Dandy Satriyo telah menjalani rekonstruksi pertama di Kompleks Green Permata Residence Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat (10/3).

Tak hanya Mario Dandy, rekannya Shane Lukas yang juga ditetapkan sebagai tersangka, turut hadir saat Mario melakukan reka ulang penganiayaannya.

Pemuda berusia 21 tahun itu mengenakan pakaian berwarna oranye, khas tahanan dan menggunakan celana pendek berwarna hitam. Mario tampak memakai sepatu olahraga bermerek Nike yang dia kenakan.

Baca Juga:

Hal itu cukup menarik perhatian karena anak mantan pejabat pajak itu diketahui menggunakan sepatu Nike seri Fly.by Mid 2 berwarna dominasi hitam dengan sol putih, seharga sekitar Rp 1,3 juta.

Berbanding terbalik dengan rekannya, Shane, yang terlihat hanya memakai sandal biasa, yang diperkirakan harganya tak lebih dari Rp 50 ribuan. Jadinya, Mario seperti memperlihatkan status sosialnya dari kalangan orang berada.

Baca Juga:

Barang bukti penting, yaitu mobil Jeep Wrangler Rubicon berwarna hitam juga dihadirkan di area rekonstruksi.

Pada saat rekonstruksi penganiayaan yang dia lakukan pada David Ozora, Mario Dandy tampak tertunduk lesu dan menangis. Dia bahkan mengusap air matanya berkali-kali.

Adegan penganiayaan Mario terhadap David juga membuat saksi (N), yang merupakan orangtua dari teman korban tak kuat menahan tangis.

N dihadirkan karena memang dialah yang menghentikan saksi penganiayaan Mario pada korban, dengan berteriak dari lantai dua.

Momen rekonstruksi itu juga berhasil diabadikan oleh salah satu pengguna media sosial Tiktok @ekoriswanto10.

Dalam akun Tiktok tersebut, banyak komentar netizen yang berharap bahwa dengan kejadian tersebut, Mario dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

"Proses pendewasaan orang memang beda-beda, jalanin aja Mario. Semoga ini semua bisa jadi pelajaran penting buat masa depan mu agar bisa jadi orang yang lebih baik," kata salah satu pengguna Tiktok.

[br]

Seperti diketahui, Mario Dandy Satriyo, anak mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI, Rafael Alun Trisambodo, ini telah menganiaya David Ozora Latumahina pada 20 Februari 2023 malam di Kompleks Green Permata, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Mario marah karena mendengar kabar dari saksi berinisial APA yang menyebut kekasihnya yang bernama AG (15) mendapat perlakuan tak senonoh dari korban.

Mario lalu menceritakan hal itu kepada temannya, Shane Lukas (19). Kemudian, Shane memprovokasi Mario untuk "menghajar" David.

Namun, Mario yang emosional 'kebablasan' menghajar David, hingga anak petinggi GP Anshor itu mengalami koma.

Shane juga merekam penganiayaan yang dilakukan Mario, dan video tersebut pun viral di media sosial sehingga membuat gempar publik di Tanah Air.

Kini keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan sang ayah, Rafael Alun Trisambodo, dipecat dari Kementerian Keuangan dan harta kekayaannya dikabarkan tengah diperiksa oleh KPK.

(PNC/VIVA)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polres Inhil Ungkap Kasus Penganiayaan di Pasar Tembilahan, Satu Tersangka Diamankan
Polres Inhil Tangkap Pelaku Penganiayaan Brutal di Depan RSUD Puri Husada Tembilahan
Diduga Jadi Otak Pengeroyokan Wartawan di Samosir, Ketum IWO : Tangkap Oknum Kadis berinisial RL
Diduga Dianiaya Orang Suruhan Oknum Kadis, Anggota IWO Samosir Buat Laporan ke Polres
Polda Riau Gerak Cepat Lakukan Penegakan Hukum Kasus Dugaan Pengeroyokan yang Dilakukan Oknum Polwan
Kembali Terjadi Penganiayaan Terhadap Wartawan, Jurnalis di Asahan Dicekik dan Kepala Dipukul
komentar
beritaTerbaru