Senin, 11 Mei 2026 WIB

Bupati Sebut Jika Anak Alami Polio, Pembangunan Daerah Akan Terancam

- Selasa, 08 Maret 2016 17:10 WIB
837 view
Bupati Sebut Jika Anak Alami Polio, Pembangunan Daerah Akan Terancam
Bupati Kepulauan Meranti, Irwan saat memberikan vaksin polio kepada salah seorang anak dalam kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Kantor Camat Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti
SELATPANJANG, PESISIRNEWS.COM - Terhitung 8 Maret (hari ini, red) pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) mulai dilaksanakan. Pencanangan PIN ini dicanangkan hingga 15 Maret dalam rangka pemberian vaksin polio kepada anak yang berumur 0 hingga 59 bulan. Pemberian vaksin ini guna anak agar terbebas dari polio (penyakit menular).

Di Kabupaten Kepulauan Meranti sendiri, pemberian vaksin imunisasi bebas polio ditargetkan kepada sebanyak 17.066 balita. Pencanangan PIN di Kabupaten termuda di Riau itu langsung dibuka oleh Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi di lapangan Kantor Camat Tebingtinggi Barat, Selasa (8/3).

Terlihat hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs Said Hasyim beserta istri, sejumlah anggota DPRD Kepulauan Meranti, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad, Danramil, Mayor Bismi Tambunan, Ketua tim Penggerak PKK Kepulauan Meranti, Nirwana Sari, sejumlah Kepala SKPD, camat, kepala desa, dan undangan lainnya.

Irwan menilai pemberian vaksin polio tersebut sangat penting sebagai upaya membebaskan generasi dari penyakit menular polio. Menurutnya, penyakit polio yang yang rentan terhadap anak berusia 0 hingga 59 bulan bisa menyebabkan kecacatan fisik yang permanen.

Untuk itu, Ia menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa turun membantu para kader kesehatan yang dikordinir Dinas kesehatan dalam memberikan imunisasi seluruh balita di Meranti.

"Kami juga minta bantuan dari Polri dan TNI guna memastikan anak kita mendapatkan vaksin, sehingga tidak lagi ditemukan kasusu polio di Meranti," ujar Bupati.

Ia juga mengungkapkan, jika generasi penerus negeri mengalami kecacatan akibat virus polio tersebut tentunya mengancam pembangunan daerah. Sebab kemajuan sebuah negeri itu, katanya terletak pada generasi yang tangguh dan siap bersaing.

"Oleh karena itu, makanya pemberantasan polio ini harus dilakukan secara niversal dan bersama - sama," tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Irwan Suwandi menyebutkan, PIN Polio dilaksanakan serentak seluruh Indonesia. Khusus di Meranti ada sebanyak 17.066 anak dalam usia 0 hingga 59 bulan. Sementara dalam memberikan vaksin polio tersebut akan ada sebanyak 395 orang petugas kesehatan yang bertugas di 269 pos di seluruh Meranti.

"Secara persentase, pemberian imunisasi bebas polio di Meranti sudah berjalan 95 persen berdasarkan dari sejumlah puskesmas. Namun juga masih ada beberapa desa yang angka realisasinya masih dibawah 95 persen," jelas Suwandi. (mad)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Vaksin Polio Provinsi Riau Tidak Capai Target
Amril: Jangan Sampai Ada Balita Terlewatkan
Diskes Rateh dan Danramil Laksanakan Polio di Pulau Kijang
Bupati Bengkalis Himbau Orangtua Imunisasi Polio Anak Mulai Besok
Begini Gejala Polio dan Penularannya
220 Pos PIN Polio Disiapkan Dinkes Dumai
komentar
beritaTerbaru