Senin, 22 Juni 2026 WIB

Pulau Merbau Tempat seludup Rokok Gudang garam ke Malaysia Negara Rugi Milyaran Rupiah

- Kamis, 08 Januari 2015 22:51 WIB
1.936 view
Pulau Merbau  Tempat seludup Rokok Gudang garam ke Malaysia Negara Rugi Milyaran Rupiah
MERANTI,PESISIRNEWS.com - Dibalik usaha panglong arang milik Ayau di wilayah Sungai Baru Desa Ketapang Permai Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. di jadikan tempat penyeludupan rokok jenis Gudang Garam ke Malaysia, selain menyeludup rokok juga diduga sebagai pintu masuk narkoba terbesar di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau.

Aktivitas penyelundupan ini sudah terjadi sejak bertahun-tahun lalu, hal itu tak lagi menjadi rahasia lagi bagi masyarakat bahkan aparat penegak hukum dikabupaten meranti. namun belum ada satupun pelakunya yang berhasil diungkap. Aktivitas ini jelas merugikan negara hingga miliaran rupiah, meskipun menurut warga hal itu sudah diketahui oleh aparat penegak hukum tapi tidak ada tindakan nyata.
Menurut sejumlah warga yang tidak mau menyebutkan namanya ia mengatakan,”Rokok jenis Gudang Garam yang diselundupkan ke Malaysia dan laut Cina Selatan itu tidak memiliki pita cukai, karena rokok yang dikirim menggunakan belasan speedboot itu hanya rokok bagian atas saja yang ada pitanya, sementara selebihnya tidak memiliki pita cukai sama sekali,” sebut warga.
“ Rokok Gudang Garam sebelum dimuat ke dalam speedboat disimpan di penimbunan yang ada di Sungai Baru Desa Ketapang Permai. Rokok itu dikirim oleh pemiliknya dari Dumai menggunakan kapal pompong dengan ukuran besar sebelum di muat ke dalam speedboat terlebih dahulu dipindahkan ke gudang. Setelah itu baru dipindah ke speedboat dan dikirim ke Malaysia dan perairan Laut Cina Selatan,” tambahnya

“Dalam satu malam setidaknya diprediksi ada sepuluh kali keberangkatan, Satu speedboad bisa membuat 100 tim rokok Gudang Garam, dan biasanya mereka berangkat dari Sungai Baru saat hari menjelang malam. Jika waktu kurang bagus mereka berangkat tengah malam, tergantung situasi dan cuacalah," ungkapnya pada wartawan ini.
Dari pantauan wartawan ini dilapangan , terdapat satu buah kapal besi(tengker), tiga kapal kargo dan sepuluh buah Speedboad yang setiap satu speedboad dibekali tiga mesin masing-masing bertenaga 200pk. satu speedboad memakai mesin tiga buah jadi satu speedboad mengahasilkan tenaga 600pk. Bahkan ada yang 750pk hingga 1500pk dan kecepatanya pun hanya hitungan menit perjalanan dari sungai baru ke Malaysia. Ya sekitar lebih kurang 25 menitlah sampai ke Malaysia.

Selain itu tempat lokasi gudang garam ini seperti layaknya perusahaan yang legal,karna disitu juga ada pos keamanan,gudang minyak,kantin,bagian mekanik,dan perkerja yang diperkirakan hampir 30 orang lebih.kapal kapal besar gudang garam berlabuh dipinggir bibir sungai,kapal besar tersebut diperkirakan muatan ratusan ton.diduga kapal tanker besar inilah tempat mereka memproduksi label dan kemasan.juga disitu ada 3 kapal kargo yang bermuatan penuh rokok yang sudah dikemas.
Lanjut narusumber,” Kekawatiran kita bukan hanya pada penyeludupan rokok gudang garam,tapi kuat dugaan kita bahwa speedboat yang pulang dari Malaysia tersebut membawa narkoba,bisa kita analisa bahwa kalau sekedar hanya membawa rokok untuk diseludupkan kemalaysia itu hanya berapalah nominalnya (keuntunganya red) ,sedangkan mereka punya speedboat yang canggih,kapal kapal tanker yang besar,kemudian biaya gaji perkerjanya yang tinggi,lain lagi dengan biaya setoran keseluruh instansi yang berwenang sampai katanya dimabes pun disetor dalam hal ini jelasnya.jadi logikanya apakah mereka mampu memfasilitasi semua lini,sector kalau hanya menyeludupkan rokok gudang garam yang hanya keuntunganya bisa dikalkulasi,”terangnya kepada wartawan ini.

Akiong salah seorang pengurus gudang garam mengatakan kepada wartawan ini beberapa pekan yang lalu,” Kalau pun kamu naikan berita tentang kita,itu ngak berpengaruh bagi kita,ini maaf cakap ya..semua aparat sudah kita atur bahkan sampai dimabes sana pun kita atur,termasuk bintang 3 dijakarta.jadi bagusnya kita berteman saja,”ungkap akiong.

Kepala kesyahbandaran selat panjang Ali imron ketika dimintai keterangan tentang keberadaan gudang garam,”Kita tidak punya wewenang untuk itu dan juga itu bukan wilayah kerja kita,yang punya wewenag dalam hal ini bea dan cukai kemudian kepolisian karna kepolisain punya wewenang laut dan darat,saya juga heran kenapa ya mereka bisa beroperasi diwilayah meranti. Saran saya konfirmasi bea dan cukai diselat panjang ya,” jelas Ali imron.

Kasubsi p2 Asnudin ketika dimintai ketrangan tentang keberadaan gudang garam menjelaskan apa ruginya Negara dengan gudang garam,mereka itu surat-suratnya lengkap semua,jadi apa yang kamu permasalahkan.

Kepala tata usaha keimigrasian selat panjag Farid ketika ditemui diruangan kerjanya,ia menjelasakan,” Kita keluarkan hanya untuk perkerja yang membawa arang kemalaysia,buka bawa rokok atau barang lainya,kita akan mengecek sesuai dengan laporan,kalau tidak ada laporan kita tak cek,yang jelas kami tidak menegluarkan paspor untuk membawa rokok gudang garam kemalaysia atau yang barang yang lain selain dari membawa arang.
(tim )

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ironis, Siswa SDN 14 Bengkalis Belajar di Lantai
Musyawarah Anak Cabang ke IV PDIP Kecamatan Rupat Di Gelar
Tim Sepak Bola Jaya Mukti FC Tumbangkan Shinobi 77 FC  Di Final Pemuda Cup II
Jalan Di Perbaiki, PT SRL Rupat  Laksanakan CSR
Ketua ULP Bengkalis,Sevnur Lagi !!!
Ordis juara Trimukti cup VIII
komentar
beritaTerbaru