Minggu, 21 Juni 2026 WIB
Aksi Mogok Buruh F.SPTI

Pimpinan PT MAS Akui Adanya kesalahan administrasi, Senen siap dibayar

- Minggu, 07 September 2014 17:30 WIB
543 view
 Pimpinan PT MAS Akui Adanya kesalahan administrasi, Senen siap dibayar
Kapal kayu muatan sawit yang tak dilakukan pembongkaran oleh SPTI desa Pangkalan Batang dampak dari aksi mogok kerja


BENGKALIS, PESISIRNEWS.com -Aksi mogok kerja bongkar muat barang dipelabuhan PT Meskom Agro Sarimas oleh Federasi Serikat Pekerja Tranportasi Indonesia (F-SPTI) desa Pangkalan Batang akhirnya direspon oleh pihak perusahaan.

Dikatakan Frengky Pimpinan Lapangan PT MAS bahwa aksi mogok bongkar muat yang dilakukan oleh buruh FSPTI dipelabuhan perusahaan merupakan kesalah pahaman informasi yang diterima pihak buruh.

Diakuinya, memang terjadi keterlambatan dalam pembayaran penagihan upah buruh SPTI disebabkan kendala administrasi yang terjadi perombakan di perusahaan.

“Jadi bukan karena keuangan perusahaan kosong atau bagaimana, tetapi keterlambatan pembayaran upah terhadap SPTI disebabkan karena administasi yang dilakukan perombakan. dalam keterlambatan pembayaran ini pun tidak sampai 1 bulan seperti yang diinfomasikan, hanya beberapa hari saja, tanggal 31 kita tutup buku, tanggal 3, 4 sudah kita bayar. Karena tanggal 31 kemarin jatuh pada hari minggu, data input kita masuk sekitar tanggal 3, ini penyebab terjadi keterlambatan pembayaran,”paparnya, sabtu (6/9/2014).

Disampaikan Frengky, terkait keterlambatan pembayaran upah, dalam waktu dekat pihak perusahaan akan melakukan pembayaran,“Secepatnya akan kita bayar, kemungkinan senin sudah kita bayar upah buruh SPTI itu,”pungkas Frengky.(Gus)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemkab Inhil dan BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026
Ekonomi Warga Ikut Tumbuh! Ini Langkah Kapolsek Pelangiran
Pegadaian Membangun Perekonomian Masyarakat Lewat Digitalisasi Bisnis dan Ekosistem Emas
Perkuat Hubungan Ekonomi, Perusahaan Israel Buka Cabang Pertamanya di Maroko
Iran-Rusia Perkuat Sistem Perdagangan untuk Atasi Sanksi Ekonomi Barat
Antisipasi Geopolitik dan Ekonomi Global, Pemerintah Terbitkan Perpu Cipta Kerja
komentar
beritaTerbaru