Sabtu, 27 Juni 2026 WIB

Kurs Rupiah Atas Dolar AS: Ini Prediksi Pergerakannya (3 November)

- Selasa, 03 November 2015 06:47 WIB
501 view
Kurs Rupiah Atas Dolar AS: Ini Prediksi Pergerakannya (3 November)
Ilustrasi
JAKARTA, PESISIRNEWS.COM - NH Korindo Securities Indonesia memperkirakan kurs tengah Bank Indonesia nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini, Selasa (3/11/2015) bergerak di kisaran Rp13.675—Rp13.695.

Kepala Riset NHKSI Reza Priyambada mengatakan pergerakan laju dolar AS yang terapresiasi terhadap beberapa mata uang a.l EUR, NZD, JPY, CNY, CHF, memberikan sentimen negatif terhadap laju kurs tengah rupiah untuk dapat bertahan dari pelemahannya.

Akibatnya laju rupiah cenderung masih melanjutkan pelemahannya. Bahkan adanya rilis deflasi sebesar 0,08% pun tidak cukup kuat menahan pelemahan kurs tengah rupiah.

Laju inflasi YTD sebesar 2,16% dan YoY sebesar 6,25% kemungkinan dianggap masih cukup tinggi, bila dibandingkan dengan target pemerintah untuk inflasi tahun 2015 sebesar 4% ± 1%.

Dikemukakan masih cenderung melemahnya laju kurs tengah rupiah, memupuskan harapan akan adanya kenaikan. Akibatnya potensi kenaikan kurs tengah rupiah pun menjadi berkurang.

Tampaknya data di awal pekan, ujarnya, belum dapat memenuhi harapan para pelaku pasar. Sehingga laju kurs tengah rupiah pun dapat berpeluang kembali mengalami pelemahan. Meskipun kami berharap akan ada peluang kenaikan.

"Tetap cermati sentimen yang akan muncul," kata Reza.

Laju rupiah di bawah target support 13.645. (rio)

Sumber: Bisnis.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pasar Khawatir Terjadinya Resesi Global
Pecahan Uang Kertas Rupiah Baru Diluncurkan BI Hari Ini, Apa Saja?
BOE Naikkan Suku Bunga, Analis Prediksi Dolar AS Bisa Jatuh ke Level Terendah dalam 20 Tahun
Yuan Menguat Terhadap dolar AS dalam Dua Hari Berturut-turut
Rupiah Menguat ke Rp 14.322 Per Dolar AS, Analis Pasar Uang Prediksi Akan Kembali Melemah
Polisi Tangkap Tiga Penjual Mayat Seharga 1.153 Dolar, Pelaku Diduga Membunuh Korban
komentar
beritaTerbaru