Rabu, 24 Juli 2024 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pasar Khawatir Terjadinya Resesi Global

- Kamis, 20 Oktober 2022 10:57 WIB
535 view
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pasar Khawatir Terjadinya Resesi Global
Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. (Shutterstock)

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi melemah 77 poin atau 0,5 persen ke posisi Rp 15.575 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 15.498 per dolar AS.

Kondisi ini masih dipicu kekhawatiran terjadinya resesi global akibat pengetatan moneter yang agresif oleh bank sentral.

"Ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (Fed) lebih banyak mendorong imbal hasil obligasi AS," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Baca Juga:

Imbal hasil obligasi AS melonjak di tengah data dan prospek perusahaan yang suram, yang menekan selera risiko investor. Imbal hasil obligasi AS saat ini berada di level tertinggi sejak krisis keuangan 2008 yaitu 4,136 persen, karena prospek kenaikan suku bunga lebih banyak membuat investor membuang obligasi. Hal itu juga mendorong kenaikan dolar AS.

Sementara itu komentar Hawkish dari pejabat The Fed mengguncang pasar minggu ini. Presiden The Fed Minneapolis Neel Kashkari memperingatkan bahwa inflasi yang terlalu panas dapat memacu The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan di atas 4,75 persen, level tertinggi sejak 2007.

Baca Juga:

Komentar tersebut datang hanya beberapa hari setelah data menunjukkan inflasi AS tetap keras di dekat level tertinggi 40 tahun meskipun serangkaian kenaikan suku bunga tajam tahun ini.

Sedangkan Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic juga menekankan perlunya mengendalikan inflasi, mengutip tekanan pada pasar tenaga kerja dari kenaikan suku bunga dan harga.

Pelaku pasar mengkhawatirkan kenaikan suku bunga bank sentral untuk menahan inflasi dapat mendorong ekonomi global mengalami kontraksi.

Pada Rabu (19/10) lalu rupiah ditutup melemah 34 poin atau 0,22 persen ke posisi Rp 15.498 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 15.464 per dolar AS. (PNC/ANT)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pecahan Uang Kertas Rupiah Baru Diluncurkan BI Hari Ini, Apa Saja?
Rupiah Menguat ke Rp 14.322 Per Dolar AS, Analis Pasar Uang Prediksi Akan Kembali Melemah
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Ditangkap Paksa KPK: Terseret Kasus Suap Miliaran Rupiah
Tolak Lokalisasi Data, Pengadilan di Negara Ini Denda Facebook, Twitter, dan WhatsApp Miliaran Rupiah
Di Akhir Pekan Rupiah Melemah, Ini Faktor yang Memengaruhi
Elma Theana Ungkap Pengalaman Tertipu Jutaan Rupiah usai Melakukan Transaksi Belanja Online
komentar
beritaTerbaru