Selasa, 28 April 2026 WIB

Ini Daftar Perusahaan China yang Dilarang Beroperasi di AS

- Rabu, 30 November 2022 09:31 WIB
1.410 view
Ini Daftar Perusahaan China yang Dilarang Beroperasi di AS
Ilustrasi: Perusahaan Telekomunikasi Huawei China dilarang beroperasi di AS. (Int)

WASHINGTON (Pesisirnews.com) - Komisi Regulasi Komunikasi Amerika Serikat (FCC) telah mengumumkan larangan peralatan dan layanan telekomunikasi yang disediakan oleh sejumlah perusahaan China.

Menurut laporan surat kabar Prancis Le Figaro, Selasa, dekrit tersebut menargetkan perusahaan yang mengancam keamanan nasional Amerika Serikat, dengan menjual produk baru apa pun di tanah Amerika.

Perusahaan China yang dilarang beroperasi di AS itu yakni: Huawei dan ZTE, Dahua dan Hikvision, yang menyediakan peralatan pengawasan video, dan Hytera, yang berspesialisasi dalam peralatan radio.

Baca Juga:

"Keputusan ini merupakan aturan baru dengan tindakan yang diambil untuk melindungi rakyat Amerika dari ancaman keamanan nasional yang melibatkan peralatan komunikasi," kata Jessica Rosenworcel, Ketua FCC.

Regulator juga mempertimbangkan pemeriksaan ulang izin yang diberikan, serta prosedur untuk meninjau larangan yang diumumkan.

Baca Juga:

Sesuai dengan kebijakan pendahulunya Donald Trump, pemerintahan Biden telah mengambil tindakan keras terhadap produsen peralatan telekomunikasi China yang diduga melakukan mata-mata untuk Beijing.

FCC memasukkan Huawei, ZTE, Hytera Communications, Teknologi Digital Hikvision Hangzhou, dan Teknologi Dahua pada Maret 2021 sebagai perusahaan yang menimbulkan "risiko yang tidak dapat diterima" terhadap keamanan nasional Amerika Serikat.

[br]

Pada tahun 2021 di bulan Juni, agensi itu mengatakan mendukung rencana untuk melarang lisensi yang diberikan kepada perusahaan peralatan telekomunikasi asal China.

Sementara itu, Kepala Huawei berharap pemerintahan Biden akan mengejar "kebijakan keterbukaan".

Pendiri dan ketua raksasa telekomunikasi China Huawei, Ren Zhengfei, mendesak peninjauan kembali kebijakan luar negeri AS di bawah Presiden Joe Biden, setelah perusahaannya menjadi sasaran serangkaian sanksi ekonomi di bawah pemerintahan Donald Trump. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
CSR Tak Menyentuh Pendidikan, Ketua IWO Riau: Perusahaan Hanya Cari Untung, Angkat Kaki
18 Perusahaan Kehutanan Telah Dicabut Izin Oleh Menteri Kehutanan Salah Satu Perusahaan Ada Di Kabupaten Indragiri Hilir.
Timnas Indonesia Latihan Perdana Di China
Pengadilan AS Perintahkan Penyelidikan Seorang Pria yang Bocorkan Informasi Sangat Rahasia
7 Perguruan Tinggi Indonesia Jalin Kerja Sama dengan 7 Perguruan Tinggi China
Viral, Wanita Pencuci Piring Berangkat Kerja Diantar Naik Mobil Mewah Bentley
komentar
beritaTerbaru