Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Komisi C Sayangkan Sikap PT EMP Hentikan Program Beasiswa Anak Meranti

- Selasa, 26 April 2016 16:14 WIB
754 view
Komisi C Sayangkan Sikap PT EMP Hentikan Program Beasiswa Anak Meranti
Ketua Komisi C DPRD Kepulauan Meranti, Ardiansyah als Jack
SELATPANJANG, PESISIRNEWS.COM - Komisi C DPRD Kepulauan Meranti sangat menyayangkan sikap perusahaan PT Energi Mega Persada Malacca Strait yang menghentikan program beasiswa anak - anak di Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti. Hal ini tentunya, peluang anak - anak tempatan untuk mengenyam pendidikan ke jenjang pendidikan perguruan tinggi akan sulit.

"Pendidikan itu sangat penting. Saya baru tahu juga PT Kondur (saat ini berubah menjadi PT EMP) menghentikan program beasiswa kepada anak-anak tempatan," ujar Ketua Komisi C, Ardiansyah SH MSi, Senin (25/4/16) kemarin.

Terhadap hal itu, Ia akan berupaya mempertanyakan kepada yang bersangkutan, sehingga permasalahan yang terjadi menjadi jelas. Menurutnya, jika hal ini memang terjadi, peluang anak untuk mengenyam pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi akan terbatas.

"Beasiswa itu menjadi harapan bagi anak tempatan untuk bisa mendapatkan pendidikan yang tinggi. Oleh karena itu sangat disayangkan jika harus ditiadakan lagi,” kata Ardiansyah.

Menurut politisi Partai PAN itu, walaupun saat ini perusahaan migas yang beroperasi di Kepulauan Meranti itu sedang dalam kondisi sulit, namun bukan berarti mereka harus meniadakan program Coorporate Social Responsibility (CSR) bagi masyarakat. Karena hal itu sangat penting dan wajib dianggarkan.

“Dalam undang-undang program CSR tersebut wajib dialokasikan. Jadi perusahaan wajib menganggarkan dan mengalokasikan untuk membantu masyarakat tempatan," ungkapnya

Dapat disampaikan pula, saat ini bukan hanya beasiswa saja, di tahun 2016 ini belum satu pun program Coorporate Social Responsibility (CSR) yang disalurkan ole PT EMP Malacca Strait. Bahkan terindikasi perusahaan tidak mengalokasikan anggaran CSR lagi.

Hal itu dibuktikan dengan tidak diadakannya lagi bantuan beasiswa bagi-anak-anak tempatan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Padahal beberapa tahun lalu, perusahaan yang mengekplorasi minyak di Kepulauan Meranti itu membuka peluang bagi anak-anak di sekitar wilayah operasionalnya yakni, di wilayah Kecamatan Merbau untuk bisa mengenyam pendidikan di jenjang perguruan tinggi.

Sebagaimana yang tertuang dalam undang - undang program CSR, membantu dan memberikan pendidikan kepada anak tempatan yang menjadi program Community Development (CD) menjadi kewajiban pihak perusahaan untuk disalurkan kepada masyarakat tempatan. (mad)

SHARE:
Tags
CSR
beritaTerkait
CSR Bank Harus Transparan dan Tepat Sasaran, Ketua IWO Tegaskann
CSR Tak Menyentuh Pendidikan, Ketua IWO Riau: Perusahaan Hanya Cari Untung, Angkat Kaki
PW-IWO Riau Siap Awasi Dana CSR di Indragiri Hilir Agar Tepat Sasaran dan Transparan
Bupati Inhil H. Herman Tegaskan Perusahaan Salurkan CSR untuk Penanganan Banjir
Warga Kecewa, Hingga Ramadhan ke-19 PLTU Tembilahan Diduga Tidak Salurkan Dana CSR
Pj. Bupati H. Erisman Yahya Ajak Forum CSR Maksimalkan Dampak Sosial untuk Masyarakat Inhil
komentar
beritaTerbaru