Minggu, 28 Juni 2026 WIB

SKPD Diminta Laksanakan Kegiatan APBD 2016 dan Laporkan ke Menkeu

- Senin, 07 Maret 2016 15:24 WIB
521 view
SKPD Diminta Laksanakan Kegiatan APBD 2016 dan Laporkan ke Menkeu
ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, BENGKALIS - Pemerintah Pusat terus mendorong optimalisasi penyerapan anggaran di daerah. Bagi pemerintah daerah yang memiliki dana mengendap (idle) di bank dengan jumlah yang tidak wajar, penyaluran transfer ke daerah dari pemerintah pusat akan diberikan dalam bentuk non tunai, yaitu berupa Surat Berharga Negara (SBN).

Ketentuan terkait pelaksanaan penyaluran transfer ke daerah dalam bentuk non tunai pun telah disiapkan. Pada 22 Desember 2015 lalu, Menteri Keuangan (Menkeu) telah menetapkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 235/PMK.07/2015 tentang Konversi Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) dan/atau Dana Alokasi Umum (DAU) dalam Bentuk Non Tunai.

Untuk itu, ketika menjadi pembina apel pagi, Senin (7/2/2016), Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H Burhanuddin, menginstruksikan, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar segera melaksanakan kegiatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) tahun 2016 dan melaporkan belanja, keperluan anggaran setiap bulannya untuk diteruskan ke Menkeu.

Dijelaskannya, kondisi saat ini sudah berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana DBH disalurkan tiap triwulan, meskipun dibelanjakan atau tidak dibelanjakan. Sementara sekarang, kalau kegiatan APBD dilaksanakan lambat, maka DBH tidak akan disalurkan atau ditahan Pemerintah Pusat.(bud)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil Dukung Kafilah pada Malam Pembukaan MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Riau
Desa Unik Di Provinsi Riau Masuk 75 Besar ADWI( Anugerah Desa Wisata Indonesia) 2023.
Wabup Bengkalis Bagus Santoso Mendapatkan Penghargaan Pejabat Peduli Pelaku Kuliner
Dalam Sepekan Polres Bengkalis Berhasil Bekuk PNS hingga Pelajar yang Terlibat Narkoba
Gila! Pria Asal Mandau Bengkalis Paksa Ibu Setubuhi 2 Anak Kandung dan Lakukan Ritual Biadab
DKPP Pecat Satu Anggota KPU Bengkalis Terkait Laporan Perselingkuhan
komentar
beritaTerbaru