PESISIRNEWS.COM, RENGAT - Seorang warga Km 3 Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Indragiri Hulu, Riau, Ruslan (50) yang hidup dibawah garis kemiskinan dan tinggal disebuah gubuk reot yang sangat tidak layak untuk ditempati berhasil menyentuh hati banyak pihak.
Termasuk Pj Bupati Inhu H Kasiarudin, menyebutkan bahwa, dirinya sangat prihatin dengan kondisi kehidupan yang dialami warganya itu.
"Saya sangat prihatin sekali dengan kondisi mereka. Sepulang dari urusan dinas ini, saya akan melakukan peninjauan langsung," sebut Pj Bupati yang mengaku masih berada di Pekanbaru.
Dikatakannya, di tahun anggaran 2016 ini, Pemkab Inhu memiliki program bantuan (Rumah Layak Huni), silahkan diajukan dan ikuti prosedur. "Untuk mendapatkan bantuan RLH tersebut, silahkan diajukan melalui pemerintahan setempat ke Dinas PU. Hal ini tentunya memakan waktu lama," sebutnya.
Akan tetapi, jika kondisinya sangat mendesak dan memprihatinkan, tentu tidak mungkin menunggu program RLH tersebut. Sehingga hal ini harus menjadi perhatian semua pihak.
"Dengan demikian, saya menghimbau kepada masyarakat Inhu serta pihak swasta lainnya dan komunitas yang ada agar peduli dengan kondisi saudara kita ini. Sehingga, atas bantuan yang kita salurkan bisa membantu meringankan beban yang saat ini dideritanya," harap Pj Bupati.
Selain itu, dirinya juga berjanji akan meninjau langsung kondisi rumah dan kehidupan Ruslan. "Hari senin saya berada di Inhu, dan in syaa Allah saya akan meninjau langsung kondisi yang sebenarnya," pungkasnya.
Rumah yang saat ini ditempati Ruslan bersama istri dan keempat anaknya itu sudah sangat tidak layak untuk ditempati.
Sebab, 80 persen atap rumah yang terbuat dari daun rumbia itu sudah bocor, sementara papan dinding rumah itu juga sudah lapuk. Yang lebih menyedihkan lagi, saat hujan turun mereka harus rela berdesak-desakan mencari lokasi yang tidak bocor, bahkan hingga hujan reda mereka harus tidur sambil duduk.
Cari berita Kriminal lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINI
Sumber: goriau.com