Minggu, 07 Juni 2026 WIB

Bupati Inhil H. Herman Ikuti Peluncuran Indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 Secara Virtual Bersama KPK RI

Zanoer - Rabu, 05 Maret 2025 16:51 WIB
1.036 view
Bupati Inhil H. Herman Ikuti Peluncuran Indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 Secara Virtual Bersama KPK RI
Bupati Inhil H. Herman Ikuti Peluncuran Indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 Secara Virtual Bersama KPK RI
Tembilahan, 5 Maret 2025– Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, bersama dengan Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil dan sejumlah pejabat terkait lainnya, mengikuti peluncuran Indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. Acara ini diadakan secara serentak dengan mengundang berbagai kepala daerah di seluruh Indonesia dan pejabat penting dari berbagai instansi terkait.

Peluncuran yang berlangsung pada tanggal 5 Maret 2025 ini digelar melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh Bupati secara langsung dari Ruang E-Bilik Diskominfopers Inhil, yang terletak di Jalan Akasia No. 2, Tembilahan, Kabupaten Inhil. Selain Ketua KPK RI Setyo Budiyanto, acara ini juga diikuti pejabat tinggi lainnya serta perwakilan dari berbagai daerah yang turut serta secara virtual.

Dalam kesempatan ini, Bupati Inhil H. Herman menyampaikan apresiasi tinggi atas diluncurkannya indikator MCP tahun 2025 yang menurutnya sangat penting dalam rangka meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan. "Pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab kita bersama. Saya sangat mendukung dan menyambut baik adanya inisiatif dari KPK yang bertujuan untuk memperkuat sistem pengawasan dan pencegahan korupsi di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Inhil," ujar Bupati Herman.

Baca Juga:
Peluncuran Indikator MCP Tahun 2025 ini bertujuan untuk mempermudah pemantauan terhadap tingkat integritas serta upaya pencegahan tindak pidana korupsi di sektor pemerintahan, yang mencakup berbagai aspek seperti perencanaan anggaran, pelaksanaan proyek, serta pengawasan internal di setiap instansi pemerintahan. Indikator MCP diharapkan dapat menjadi alat yang efektif bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi kinerja dan meningkatkan kepatuhan terhadap norma-norma anti-korupsi.

Acara ini diawali dengan sambutan dari Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Sang Made Mahendra Jaya, yang menyampaikan bahwa pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan KPK untuk memperkuat upaya preventif dalam memberantas korupsi di Indonesia. Menurutnya, kesuksesan pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada tindakan tegas, tetapi juga pada upaya pencegahan yang melibatkan seluruh pihak dalam pemerintahan.

Baca Juga:
"Peluncuran indikator MCP 2025 ini merupakan langkah strategis yang tidak hanya akan memperkuat pengawasan terhadap potensi korupsi, tetapi juga mendorong terciptanya pemerintahan yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel. Semua pihak harus berperan aktif dalam mendukung implementasi program ini," tegas Sang Made Mahendra Jaya.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia yang ikut serta dalam peluncuran secara virtual. Keikutsertaan Bupati Inhil H. Herman menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program-program KPK untuk menciptakan pemerintahan yang lebih bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Indikator MCP sendiri merupakan alat evaluasi yang disusun oleh KPK sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya praktik korupsi di setiap tahapan pemerintahan. Dengan adanya indikator ini, setiap daerah dapat melakukan pemantauan terhadap upaya-upaya pencegahan korupsi, serta mengidentifikasi area-area yang perlu diperbaiki agar tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Peluncuran ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh daerah di Indonesia, khususnya dalam memperkuat sistem pengawasan dan mencegah potensi terjadinya tindak pidana korupsi. Ke depannya, diharapkan MCP dapat menjadi acuan penting bagi setiap pemerintah daerah dalam merancang kebijakan dan program yang sesuai dengan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas.

Dengan demikian, peluncuran Indikator MCP 2025 ini merupakan langkah penting dalam upaya bersama mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Inhil, yang terus berkomitmen untuk menjalankan prinsip-prinsip pemerintahan yang bersih dan baik.(***)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Perkuat Penegakan Hukum dan Penertiban Aset Daerah, Bupati Herman Gandeng Kejari Inhil
Bupati dan Wabup Inhil Hadiri HLM TPID Pengendalian Inflasi Daerah
Bupati Herman Lantik 44 Kepala Sekolah, Perkuat Mutu Pendidikan di Inhil
Bupati Inhil Apresiasi 267 Pedagang Subuh Tegas Dukung Relokasi, Demi Perubahan Besar
Bupati Inhil, Herman Harapkan GP Ansor Jadi Garda Persatuan dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Temui Menko Pangan Zulhas, Bupati Inhil Paparkan Potensi “Negeri Hamparan Kelapa Dunia” dan Dorong Penetapan Harga Minimum Kelapa
komentar
beritaTerbaru