Minggu, 02 Agustus 2026 WIB

Ini Dia “Panah Api” Ukraina yang Digunakan Menyerang Rusia

- Sabtu, 02 April 2022 21:17 WIB
873 view
Ini Dia “Panah Api” Ukraina yang Digunakan Menyerang Rusia
Rudal 9M79K untuk sistem rudal 9K79 Tochka. (Kredit gambar via 19fortyfive.com)

(Pesisirnews.com) - Ditengah pembicaraan damai Rusia-Ukraina, baru-baru ini Ukraina membuat kejutan dengan menyerang salah satu taget vital di wliayah Rusia.

Dilaporkan Kementerian Pertahanan Rusia, militer Ukraina pada 1 April, sekitar pukul 5 pagi waktu Moskow, 2 helikopter Mi-24 Ukraina memasuki wilayah udara Rusia pada ketinggian yang sangat rendah dan meluncurkan serangan rudal ke fasilitas penyimpanan minyak sipil yang terletak di pinggiran Belgorod, Rusia.

Sebagai akibat dari serangan roket, tangki rusak dan terbakar.

Baca Juga:

Ukraina enggan mengakui sekaligus tak membantah bahwa pasukannya berada di balik serangan terhadap depot minyak di Kota Belgorod.

Sebelum serangan terbaru Ukraina ke wilayah Rusia, pada 19 Maret Ukraina meluncurkan serangan rudal di dekat pelabuhan Berdyansk, di tenggara Ukraina yang dikuasai Rusia.

Baca Juga:

Rusia mengklaim mereka menembak jatuh rudal Tochka yang diluncurkan Ukraina dan mengatakan bahwa pecahannya membunuh warga sipil. Baik Ukraina dan Rusia memiliki laporan yang berbeda tentang insiden Tochka.

Penggunaan rudal balistik jarak pendek yang disebut Tochka itu mengungkap simpanan “panah api” yang dimiliki Ukraina.

Menurut mantan perwira Infanteri Angkatan Darat AS, Brent M. Eastwood di laman 19fortyfive.com, bahwa rudal masih menjadi fitur utama perang modern, meskipun itu masih tetap dapat dipantau melalui radar.

Pada perang di Ukraina, Rusia menembakkan rudal presisi tinggi Iskander dan atau rudal jelajah Kalibr yang diluncurkan dari darat maupun laut untuk mengurangi penggunaan kekuatan udara yang dapat menjadi sasaran rudal balistik stand-off Javelin dan Stinger, Ukraina.

“Rusia telah menunjukkan dengan jelas bahwa rudal dan artileri konvensional adalah alat utama dalam pengeboman kota dan target militer mereka. Ini adalah taktik pengepungan Rusia,” ungkap Eastwood yang juga seorang penulis dan kini menjadi pakar di bidang ancaman.

Sementara Tochka ‘mengkhususkan diri’ dalam menghancurkan bangunan, dan Ukraina mungkin telah menggunakannya untuk menghancurkan struktur yang menampung separatis pro-Rusia di Donetsk dalam serangan yang menewaskan 23 orang pada 14 Maret.

[br]

Spesifikasi Tochka

Tochka-U (SS-21 Scarab-A) adalah rudal balistik jarak pendek mobile yang pertama kali dirakit selama era Soviet. Senjata ini memasuki dinas militer pada tahun 1976 dan kemudian diekspor ke Ukraina.

OTR-21 Tochka Missiles. (Kredit gambar: Creative Commons)

Rudal berbahan bakar padat ini memiliki jangkauan hingga 75 mil dengan sistem panduan inersia. Pada varian Scarab-B ditambahkan kemampuan penargetan melalui GPS.

Tochka dapat menghancurkan berbagai struktur seperti bandara, fasilitas komando dan kontrol, instalasi radar, dan sistem anti-pesawat.

Hulu ledak fragmentaris dengan submunisi dapat menyerang pasukan di tempat terbuka atau membuat lubang di landasan pacu.

Cepat digunakan untuk menembak

Tochka memiliki panjang 21 kaki dan berat 4.400 pon. Hulu ledaknya adalah 1.058 pon. Hulu ledak memiliki daya ledak tinggi, tetapi di bawah Soviet, rudal itu berkemampuan nuklir atau kimia.

Rudal ini diluncurkan dari truk 6X6. Dibutuhkan hanya 16 hingga 20 menit untuk menembakkan proyektil begitu kendaraan tidak bergerak.

Setelah diluncurkan, kendaraan dapat lepas landas lagi dalam 90 hingga 120 detik. Dibutuhkan 20 menit untuk memuat ulang dan kendaraan pendukung Tochka membawa pasokan rudal tambahan.

[br]

Dapat diintegrasikan dengan drone

Ukraina menggabungkan Tochka mereka dengan artileri konvensional dan menggunakan drone untuk penargetan.

Ini dapat dicapai dengan drone mini pengintai FlyEye Polandia.

FlyEye yang diluncurkan dengan tangan dapat mengumpulkan data penargetan dan penilaian kerusakan untuk membuat serangan rudal lebih akurat.

Sejauh ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah meminta banyak sistem senjata, tetapi permintaannya terutama berfokus pada pesawat tempur, tank, dan rudal anti-tank atau anti-pesawat.

Komando tinggi Ukraina mungkin ingin menyusun rencana rudal balistik jarak pendek untuk pertahanan negara.

Tochka bersifat mobile dan dapat dikerahkan di berbagai kota yang terancam oleh taktik pengepungan Rusia. Ini bisa menjadi bagian penting dari perangkat keras untuk menggagalkan kemajuan Rusia.

Apa rencana Ukraina Menggunakannya?

Tidak jelas apa taktik Ukraina dengan Tochka. Tetapi tampaknya mereka ditempatkan di Donbas dan di selatan negara itu.

Sejauh ini, Ukraina, jika laporannya akurat, belum menggunakan rudal balistik sebagai bagian dari rencana operasional atau taktis pertahanan yang jelas.

Ukraina diperkirakan memiliki 90 rudal Tochka. Perkiraan lain yang dilakukan oleh Pusat Studi Strategis dan Internasional mengatakan Ukraina mungkin memiliki sebanyak 500 rudal Tochka.

"Bagaimanapun, Tochka telah menunjukkan kekuatan dan dampak yang ditimbulkannya dalam perang Rusia-Ukraina," kata Eastwood. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Komandan Wagner Klaim Berhasil Menewaskan 38.000 Tentara Ukraina
Ukraina Pesan 100 Kendaraan Lapis Baja Rosomak dari Polandia
Putin Tuding AS dan Nato Membentuk Aliansi Global Mirip Perang Dunia II
Rusia - Ukraina Saling Klaim Tewaskan Ratusan Serdadu dalam Pertempuran Bakhmut
Diperkirakan Jutaan Amunisi Mengalir dari Iran ke Rusia
Sulit Memperoleh F-16 dari AS, Turki Pertimbangkan Membeli Jet Tempur China dan Rusia
komentar
beritaTerbaru