Sabtu, 13 Juni 2026 WIB

Kemeriahan BRIRF 2015 Guncang Desa Wisata Budaya

- Kamis, 29 Oktober 2015 12:12 WIB
1.184 view
Kemeriahan BRIRF 2015 Guncang Desa Wisata Budaya
Beginilah kemeriahan Bokor River Internasional Reggae Festival 2015 di Desa Wisata Budaya.
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Ivent Bokor River Internasional Reggae Festival (BRIRF) 2015 yang ditaja oleh Sanggar Bathin Galang (SBG) Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat Kepulauan Meranti, Rabu (28/10) malam berlangsung meriah. Festival yang di resmikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Meranti, H Edy Kusdarwanto, itu berhasil menghanyutkan semua penonton dalam suasana yang berbeda ala Jamaika namun tidak meninggalkan kearifan lokal yang menjadi ciri khas masyarakat melayu.

Festival bertaraf internasional ini pertama kali di Indonesia, yang menampilkan berbagai group reggae dari luar daerah, seperti Etnik Kontemporer asal Meranti, Kongkrit Genggaman asal Pekanbaru, The Afternoon asal Jakarta, Black Coffee Ice asal Palembang, Ja Gwaa asal Malaysia, dan group reggae ternama lainnya.

Alunan tembang yang banyak memberikan pesan persahabatan sekaligus mencintai alam, dipadu dengan tabuhan gendang etnik nan dinamis itu, berhasil membawa pencinta reggae menari bersuka ria, tak ketinggalan personil Polres Meranti yang bertugas melakukan pengamanan ikut menari memeriahkan festival tersebut.

Dalam kesempatan itu juga, Pj. Bupati pun tak mau ketinggalan berreggae ria dengan melantunkan tembang Melayu populer Tanjung Katung yang dipadukan dengan irama Reggae. Alhasil penampilannya itu mampu menghibur ribuan masyarakat desa bokor.

Menyikapi pelaksanaan festival tersebut, Edi menyambut baik dan mengucapkan selamat kepada pemuda Desa Bokor yang difasilitasi Sanggar Bathin Galang telah berhasil menggelar Festival Internasional itu. Dengan diselenggarakan ivent ini, Lanjutnya, dapat membantu Pemda juga masyarakat dalam mempromosikan wisata daerah yang diharapkan mampu mengangkat ekonomi masyarakat.

"Terima kasih kepada masyarakat yang telah menggaungkan Meranti di tingkat Nasional maupun Internasional, Pemda akan terus mendorong kreatifitas, dan akan menjadikan Bokor sebagai rujukan desa wisata bahari," paparnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP. Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, turut memberikan apresiasi kepada Ketua Panitia, Sopandi, besrta timnya yang secara tidak langsung telah menyatukan kebinekaan menjadi sesuatu yang indah dan menghibur.

"Mari kita tampilkan kearifan lokal yang menjadi kebanggan Meranti dan memperkenalkannya hingga kemancana negara, semoga mampu menarik investasi di Kabupaten Meranti," pesannya.

Hal senada juga disampaikan, Kepala Desa (Kades) Bokor, Aminullah, menjelaskan bahwa Desa Bokor telah dicanangkan menjadi Desa Wisata sejak 2 Tahun 8 Bulan yang lalu, namun sarana dan infrastruktur belum mendukung, diharapkan, seiring waktu Desa Bokor akan memiliki fasilitas seperti layaknya Desa Wisata yang telah dicangkan.

"Desa Bokor tetap konsisten mengedepankan kearifan lokal, agar Meranti dikenal dan memiliki objek wisata yang dapat dijual ditingkat Nasional bahkan Internasional," harapnya.(Adi)


Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINI

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Pelangiran Turun ke Lahan, Tanam Jagung 1 Hektare Dukung Swasembada Pangan 2026
Polsek Mandah Koordinasi Bersama Masyarakat Desa Bente Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan
Polsek Tempuling Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan, Dukung Program Swasembada Pangan Polda Riau
Dukung Penataan Pasar dan Wajah Kota, Satpol PP Inhil Tertibkan Kios di Kawasan Eks Air Mancur dan Pasar Tengah
Bupati Inhil Minta Seluruh Elemen Masyarakat Konsisten Laksanakan Gerakan Jum'at Bersih
Meriahkan Milad Ke-61 Inhil, Bupati Herman Buka Bupati Cup 2026
komentar
beritaTerbaru