Sabtu, 13 Juni 2026 WIB

Jatuh dari Ketinggian 27 Meter, Dua Pekerja Harian PT. SDS Tewas

- Minggu, 10 Mei 2015 12:37 WIB
2.456 view
Jatuh dari Ketinggian 27 Meter, Dua Pekerja Harian PT. SDS Tewas
Lokasi jatuhnya 2 orang pekerja sub kontrak PT SDS.
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Dua orang pekerja harian PT. Multi Sarana Karya Perkasa yangg merupakan Sub Kontraktor dari PT. Sari Dumai Sejati (SDS) yang berada di Kelurahan Lubuk Gaung Kecamatan Sungai Sembilan tewas setelah jatuh dari ketinggian 27 meter.

Berawal dari kedua korban yakni Dedi Heriawan (32), Jumino (33) Warga Pangkalan Brandan Kota Medan, yang mendapat tugas memasang Rapter tangki CPO milik PT.SDS yang berada di ketinggian 27 meter, dengan menggunakan peralatan Safety yang lengkap kedua korban kemudian naik ke bagian atas tangki dibantu dengan kren dan satu orang rekanya yang bertindak sebagai operator, awalnya semua berjalan dengan lancar sampai tiba-tiba kedua korban jatuh ke kebawah dasar tangki.

Rekan korban Dico yang saat itu bertindak sebagai operator tidak menyadari kejadian tersebut hingga dirinya merasa ada yang aneh, ketika hilang komunikasi dan kontaknya dengan kedua orang korban, selanjutnya Dico menemukan kedua korban telah berada didasar tangki CPO dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

Dedi Heriawan mengalami luka serius dibagian pinggul, dimana terdapat luka robek yang hampir membuat badan bagian atas dan bawah terpisah, kaki sebelah kananya hancur , dan terdapat luka robek dibagian kening, sementara Jumino mengalami luka serius dibagian dalam, dan rahang dalam kondisi patah, selanjutnya kedua tersangka dilarikan ke RSUD Kota Dumai guna dilakukannya proses Visum.

Kapolres Dumai AKBP Tonny Hermawan Melalui Kapolsek Sungai Sembilan AKP Supriyono, menjelaskan bahwa kejadian Kecelakaan Kerja tersebut terjadi di areal PT. SDS. "Namun terkait penyebab kecelakaan kerja yang terjadi diareal PT. SDS tersebut kini belum diketahui secara pasti dan masih dalam proses penyelidikan, dan akan kita dalami, pasalnya tidak ada satu orang saksi yang melihat jelas jalannya kejadian atau musibah tersebut," katanya.

Dua orang saksi sudah kita periksa, lanjutnya, yakni Dico (32) warga Pangkalan Susu Provinsi Sumatra Utara, yang saat kejadian bertindak sebagai operator, dan yang kedua adalah Murja Munar (53) warga Jalan Aluminium Raya No.62 Kota Medan, yang bertindak sebagai Mandor PT. Multi Karya Sarana Perkasa, dan selanjutnya masih dalam pengembangan. "Sedangkan barang bukti, kami telah mengamankan 2 pasang Body Harnest, satu helm, dua pasang sarung tangan las, dan tali nilon dengan panjang 57 meter yang kini telah diamankan di Mapolsek Sungai Sembilan," tutup AKP Supriyono.

Pantauan Pesisirnews.com, usai dilaksanakannya proses visum kepada kedua korban meninggal dunia tersebut, kedua korban langsung dibawa dan dipulangkan ke kampung halamannya menggunakan Ambulance milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai. Namun apakah kelanjutan dari nasib kedua korban yang tewas mengenaskan tersebut, pihak managemen hingga kini juga belum dapat memberikan pernyataan pasti atas hak yang akan dan harus diterima korban. (via)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Pelangiran Turun ke Lahan, Tanam Jagung 1 Hektare Dukung Swasembada Pangan 2026
Polsek Mandah Koordinasi Bersama Masyarakat Desa Bente Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan
Polsek Tempuling Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan, Dukung Program Swasembada Pangan Polda Riau
Dukung Penataan Pasar dan Wajah Kota, Satpol PP Inhil Tertibkan Kios di Kawasan Eks Air Mancur dan Pasar Tengah
Bupati Inhil Minta Seluruh Elemen Masyarakat Konsisten Laksanakan Gerakan Jum'at Bersih
Meriahkan Milad Ke-61 Inhil, Bupati Herman Buka Bupati Cup 2026
komentar
beritaTerbaru