Sabtu, 13 Juni 2026 WIB

Merasa Disingkirkan, Partai Ummat Siap Berperkara Jika Tak Lolos Pemilu 2024

- Rabu, 14 Desember 2022 11:09 WIB
841 view
Merasa Disingkirkan, Partai Ummat Siap Berperkara Jika Tak Lolos Pemilu 2024
Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, menyebut partai besutannya tidak akan bisa ikut Pemilu 2024.

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, menyebut partai besutannya tidak akan bisa ikut Pemilu 2024. Amien mengatakan, dirinya mendapat informasi KPU tidak akan meloloskan Partai Ummat.

"Video ini kami buat setalah mendapatkan informasi A1 yang valid bahwa pada 14 Desember 2022 nanti, seluruh partai baru dan non-parlemen akan diloloskan KPU kecuali Partai Ummat," kata Amien dalam keterangannya melalui video yang dibagian di akun Instagramnya, Selasa (13/12).

Sementara itu, Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi mengklaim mempunyai bukti Partai Ummat akan disingkirkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar tidak bisa mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Baca Juga:

Ridho mengatakan bahwa dirinya mempunyai berbagai bukti, baik dari laporan maupun bukti tertulis yang sudah dikumpulkan.

"Kami mengantongi bukti-bukti tersebut. Di lapangan kami nerima laporan, atau bukti digital, bukti tertulis, kita kumpulkan," ujar Ridho di Kantor DPP Partai Ummat, Kawasan Tebet, Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Baca Juga:

Ridho menuturkan, pihaknya telah menyiapkan semua bukti-bukti apabila Partai Ummat benar-benar disingkirkan.

"Seandainya kami nanti berperkara, atau bersengketa, Insa Alllah sudah kita siapkan. Kalau pertanyaan, ada bukti? ada semua," terang dia.

Selain itu, Ridho juga menyebut telah mengantongi daftar nama oknum yang terlibat dalam upaya menyingkirkan Partai Ummat.

"Kita sudah dapat nama-nama, info-info kita harapkan nanti itu di-follow up dalam tahapan formal prosedural, sehingga nanti berkekuatan hukum juga," imbuh dia.

Sebelumnya, Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais mengaku mendapat informasi bahwa seluruh partai baru akan diloloskan oleh KPU pada 14 Desember 2022, kecuali Partai Ummat.

Amien menduga ada kejanggalan dari rencana itu. Apalagi, KPU disinyalir melakukan manipulasi dan kecurangan data verifikasi faktual untuk meloloskan partai-partai tertentu.

"Pada 14 Desember 2022 nanti seluruh partai baru dan partai non parlemen akan diloloskan oleh KPU kecuali Partai Ummat. Bagi kami keputusan yang akan dikeluarkan KPU ini sangat bisa dan penuh kejanggalan yang tidak masuk akal," kata Amien Rais dikutip dari tayangan Youtube Partai Ummat Official, Selasa.

[br]

Amien juga menduga ada kekuatan besar sehingga Partai Ummat disingkirkan dari Pemilu 2024.

"Tampaknya atas perintah kekuatan yang besar, Partai Ummat disingkirkan out, atau satu-satunya yang disingkirkan sehingga Partai Ummat tidak bisa ikut Pemilu 2024," ucapnya.

Sementara itu, anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Idham Holik menyatakan KPU RI hingga saat ini belum melakukan rekapitulasi nasional atas hasil verifikasi faktual.

"Jadi gini, sampai saat ini KPU RI belum melakukan rekapitulasi nasional atas hasil verifikasi faktual calon peserta pemilu," kata Idham kepada wartawan, Selasa.

Idham mengungkapkan, KPU baru akan melakukan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Nasional Hasil Verifikasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2024 pada Rabu (14/12/2022). Rekapitulasi secara nasional itu akan bersumber dari rekapitulasi hasil verifikasi faktual KPU Provinsi termasuk Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh. (PNC/KOMPAS)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Andi Arief: Sandi Uno Kita Tutup Jadi Cawapres, PKS: Mungkin Saja Anies Berjodoh dengan Sandi
Seminar Internasional STIK Polri Mengupas Dampak Negatif Politik Identitas pada Pemilu 2024
Debat Capres-Cawapres di Kampus untuk Mengetahui Kompetensi sebagai Pemimpin Nasional
Desa Sadar Kerukunan Dapat Mencegah dan Mengantisipasi Potensi Konflik Pemilu
KPU Kota Banjar Gelar Reval Pantarlih Pemilu 2024
 ‘Perjodohan’ Prabowo-Muhaimin pada Pilpres 2024 Dimatangkan di Ponpes Bumi Shalawat
komentar
beritaTerbaru