Kamis, 02 April 2026 WIB

Mengejutkan! KPU Temukan Masalah Ini di Hampir Seluruh Parpol

- Jumat, 16 September 2022 11:03 WIB
786 view
Mengejutkan! KPU Temukan Masalah Ini di Hampir Seluruh Parpol
Ilustrasi: Gedung KPU RI, Jakarta. (ANTARA/Melalusa Susthira K)

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungkap hasil verifikasi dokumen pendaftaran partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024.

Ketua Divisi Teknis KPU, Idham Holik mengatakan, salah satu temuan yakni adanya data ganda anggota parpol.

Oleh karena itu, parpol harus memperbaiki administrasi pendaftaran sebagai calon peserta pemilu 2024.Mengingat hal ini merupakan syarat untuk mengikuti kontestasi.

Baca Juga:

"Yang jelas memang hampir seluruh partai politik memiliki kegandaan eksternal keanggotaan parpol. Masalah dokumen setiap partai berbeda-beda," kata Idham di Jakarta, Kamis (15/9).

Hanya saja, Idham enggan mengungkapkan berapa banyak data keanggotaan parpol yang ganda. Namun yang jelas jumlahnya bersifat variatif dari setiap parpol.

Baca Juga:

"Jumlah ini tidak bisa digeneralisasi. Tentunya bervariatif, antara satu partai dengan partai lain tidak sama," ujarnya.

[br]

KPU pun memberi kesempatan selama 14 hari ke depan untuk memperbaiki administrasi parpol. Terhitung hari ini, Kamis (15/9/2022) agar seluruh parpol untuk memperbaiki atau melengkapi dokumennya.

"Perbaikan data bisa langsung melalui akun sistem informasi partai politik (Sipol). Kini dibuka kembali," katanya. (PNC/KBRN)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Indragir Hilir (Inhil) Herman, terima kunjungan Bupati Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat, Eka Putra.
Bupati Inhil Herman Terima Pengembalian Dana Hibah Silva Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 Senilai 7,2 Milyar Rupiah
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Ikuti Rakor Persiapan Kedatangan Kepala Daerah Secara Virtual
KPU-Bawaslu Ganjar Penghargaan ke Polda Riau, Dinilai Sukses Amankan Pilkada
Pj Bupati Inhil Erisman Yahya Hadiri Rapat Pleno KPU
Bawaslu Inhil Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu
komentar
beritaTerbaru