Minggu, 14 Juni 2026 WIB

MUI Tanggapi Maklumat Viral yang Diduga Dukung Anies Jadi Capres dan Terlibat Politik Praktis

- Senin, 22 November 2021 09:40 WIB
1.128 view
MUI Tanggapi Maklumat Viral yang Diduga Dukung Anies Jadi Capres dan Terlibat Politik Praktis
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di halaman Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 10 November 2021. (Foto: TEMPO/Lani Diana)

JAKARTA, Pesisirnews.com - Viral di media sosial maklumat yang diduga dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia atau MUI DKI Jakarta untuk mendukung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada 2024.

Dalam maklumat tersebut tertera instruksi agar melakukan deklarasi mendukung Anies yang disebut dengan kode ARB - RI 1.

Menanggapi sikap MUI DKI Jakarta yang diduga melakukan politik praktis ini, Ketua MUI pusat Sholahuddin Al Aiyub mengatakan pihaknya belum mengambil sikap atas maklumat MUI DKI Jakarta tersebut.

Baca Juga:

"Kami akan koordinasikan dulu di internal," ujar Aiyub dikutip dari Tempo, Senin (22/11/2021).

Ia menjelaskan, MUI pusat belum mendapatkan informasi menyeluruh soal maklumat tersebut. Pihaknya bahkan tidak mengetahui ada maklumat semacam itu yang dikeluarkan oleh MUI DKI Jakarta.

Baca Juga:

Mengenai program Cyber Army yang dicanangkan oleh Ketua MUI DKI Jakarta Munahar Muchtar, Aiyub mengatakan tak tahu soal sumber pendanaan program itu.

"Saya enggak tahu aturannya (anggarannya), ya. Apalagi ini di (MUI) DKI," kata Aiyub.

MUI DKI Jakarta kini tengah menjadi sorotan. Setelah DPRD DKI Jakarta menyetujui dana hibah sebesar Rp 10 miliar untuk organisasi tersebut, Ketua MUI DKI Jakarta Munahar Muchtar mengumumkan pihaknya akan membentuk Cyber Army untuk membela Anies Baswedan di media sosial.

[br]

Menurut Munahar, pasukan siber itu nantinya juga akan digunakan untuk melindungi tokoh-tokoh yang telah berjasa terhadap kemajuan Jakarta. "Ini (cyber army) bukan hanya untuk Pak Anies saja, siapa pun tokoh di Jakarta yang berbuat, bekerja untuk kemaslahatan warga ibu kota, kenapa tidak kita bisa bekerja sama dengan mereka. Sehingga Jakarta bisa lebih baik dan maju," kata Munahar.

Mengenai tudingan dana hibah akan digunakan untuk membiayai Cyber Army, Munahar membantahnya.

Ia menjelaskan dana hibah akan digunakan untuk membiayai pelaksanaan program kerja serta kegiatan operasional MUI.

"Dana hibah hanya untuk melaksanakan program kerja serta operasional MUI, dari tingkat provinsi, kota, kecamatan, hingga kelurahan," ujar Munahar seperti dikutip dari Antara, Sabtu (20/11). (PNC/TEMPO)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polsek Banyuates Amankan Pelaku Video Viral Bandar Sabu Tantang Polsek Jajaran Polres Sampang
Warga Bagan Sari Sebut Tim RSPO Tinjau Kali Wates?
Ini Penampakan Air Saat DLH Rohil Ambil Sampel di Kali Wates Bagan Sinembah
Viral! Anak Jadikan Kuburan Bapak Bahan Bercanda dengan Ucapan yang Bikin Miris
MUI Pusat Bolehkan Warung Buka Siang Hari Saat Ramadan 2022 dan Larang Sweeping
Internal MUI Berharap KH. Miftachul Akhyar Tidak Mengundurkan Diri dari Ketum MUI
komentar
beritaTerbaru