Rabu, 24 Juli 2024 WIB

SBY Sepenuh Hati Mendukung Prabowo-Sandiaga Insya Allah Menang

Zanoer - Senin, 14 Januari 2019 13:29 WIB
350 view
SBY Sepenuh Hati Mendukung Prabowo-Sandiaga Insya Allah Menang
SBY bertemu Prabowo. Foto: Merdeka
JAKARTA-Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, diberi wejangan oleh presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono sebelum mengikuti debat perdana pemilu presiden pada 17 Januari 2019 mendatang.

Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso, mengatakan masukan dari SBY jadi bekal berharga bagi Prabowo pada debat nanti.

"Pak SBY telah membagi pengalamannya kepada Pak Prabowo. Beliau sudah sepuluh tahun jadi presiden, jadi dia membagi pengalaman tentang debat ke Pak Prabowo," kata Djoko saat di Malang, Jawa Timur, Ahad, (13/1/2019).

Sebelumnya Prabowo menemui SBY untuk meminta saran dan masukan menghadapi debat nanti. Sebab, menurut Djoko, selama Prabowo berkarier di militer, calon presiden itu tak pernah sekalipun mengikuti debat seperti debat capres.

Lagi pula, di TNI tak pernah diajari berdebat, karena tradisinya ialah perintah dan kerjakan.

"Tapi orang-orang itu kan orang-orang pintar sekolahnya di Amerika, seperti Pak SBY. Kalau kita di akademi militer di Magelang tidak ada debat; adanya diskusi," ujar Djoko.

Dalam pertemuan itu, selain memberikan kiat-kiat untuk debat capres, SBY kembali menegaskan bahwa pihaknya mendukung total pasangan Prabowo-Sandiaga.

SBY sepenuh hati mendukung Prabowo-Sandiaga.

"Pak SBY pernah bilang, insya Allah Prabowo-Sandi menang. Itu bicaranya Pak SBY. Saya kira, bukan bicara kosong, dia orang pintar, dia pengalaman jadi presiden," katanya.

Sumber
: Viva
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Fakta Baru Penembakan Donald Trump, Ini Identitas Pelaku
Harta Kekayaan Titiek Soeharto Mantan Istri Presiden Terpilih Prabowo Subianto
Kronologi Penemuan Mayat Staff Kepresiden Meninggal Disalah Satu Hotel Di Pontianak
Presiden Joko Widodo Sholat id Di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang
Sejumlah Petinggi TKN Prabowo-Gibran Mendapat Kursi di Badan Usaha Milik Negara
Permintaan Presiden Jadi Saksi Harus Diputuskan Pengadilan
komentar
beritaTerbaru