Senin, 15 Juni 2026 WIB

Kiai dan Ulama Keturunan Pendiri NU Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi

Haikal - Kamis, 29 November 2018 17:55 WIB
667 view
Kiai dan Ulama Keturunan Pendiri NU Deklarasikan Dukungan ke Prabowo-Sandi
Para kiai dan ulama mendeklarasikan dukungan. (Foto:Merdeka.com)
JAKARTA-Sejumlah kiai dan ulama keturunan pendiri Nahdlatul Ulama (NU), memberikan dukungannya ke Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo-Sandiaga. Mereka datang ke kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara IV Jakarta dari Jawa Timur, untuk mendeklarasikan dukungannya.

"Kami bangga bagaimana fokus (Prabowo-Sandiaga) mengatasi persoalan ekonomi," kata KH Hasyim Karim, cucu salah satu pendiri NU KH Bisri Syansuri di kediaman Prabowo, Rabu malam.

Hasyim mengaku bangga, saat Prabowo Subianto menjadi pembicara utama di The World 2019 Gala Diner yang diselenggarakan The Economist di Singapura, kemarin. "Prabowo menjelaskan program ekonomi yang diusung kepada para CEO perusahaan besar di dunia. Seorang pemimpin harus jelas dan bisa meyakinkan saat berbicara di forum internasional," ulas sang kiai.

Dia berharap, ke depan masyarakat bisa melihat pasangan Prabowo-Sandiaga lebih objektif. Hal ini terkait kualitas mereka yang mumpuni untuk memimpin Indonesia di tahun 2019.

"Jadi masyarakat saya harap bisa melihat dan menilai siapa sesungguhnya yang punya kualitas kepemimpinan. Kita harus objektif, kita bisa kritik Prabowo-Sandi bila salah. Tapi kalau ada kelebihan harus kita apresiasi," ujar Kiai Hasyim.

Berikut daftar dan ulama keturunan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) memberikan dukungannya ke Prabowo-Sandiaga, menurut data dirilis oleh tim media Badan Pemenangan Koalisi Indonesia Adil Makmur:

Dzuriyyah Pesantren Tebuireng:
1. Gus Irfan (KH Irfan Yusuf Hasyim) cucu Mbah Hasyim
2. Gus Aying (KH Hasyim Karim) Cucu Mbah Hasyim
3. Gus Fahmi (KH Fahmi Amrullah) Cucu Mbah Hasyim
4. Gus Dhowi (KH Ir. A. Baidhowi). Cucu Mbah Hasyim
5. Gus Billy (Putranya Gus Sholah) Cicitnya Mbah Bisyri Sansuri
6. Gus Adib (Anak KH Saifuddin Zuhri salah satu Pendiri NU)

Dzurriyah Pensatren Tambak Beras:
7. KH Hasib Wahab (Putra KH Wahab Hasbullah)
8. Hj Siti Fatimah Hasib
9. KH Ghozli Wahib Wahab (Cucu KH Wahab Hasbullah)
10. Gus Solachul Aam Wahib Wahab ( Cucu KH Wahab Hasbullah)
11. Hj Sukmawati Solachul Aam Wahib.
12. Hj Maslachah Wahib Wahab (Cucu KH Wahab Hasbullah)
13. Prof. Dr. KH Rohmad Wahab ( Putra KH Wahab Hasbullah)
14. Gus Wachid Muin (Cucu KH Wahab Hasbullah)
15 Gus Abdul Rozak (cucu KH Wahab Hasbullah)
16. Nyai Hj. Oni Idris Hamid (Cucu KH Abd Hamid Pasuruan)

fokusriau/Merdeka

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Desa Sungai Intan Perwakilan Kab Inhil Calon Percontohan Desa Anti Korupsi KPK RI 2025
Ketua PW-IWO Riau Meminta KPK Turun ke Indragiri Hilir: Awasi Secara Ketat Kegiatan Kepala Desa
Jadi 'Anak Emas' PLN, Bagaimana Sepak Terjang PT Sahitya Amartya Konsultama?
Usai Pilkada, Mafirion Ajak Masyarakat Bersatu Melalui Sosialisasi Empat Pilar*
Operasi Senyap KPK Amankan Pj Wali Kota Pekan Baru
Pendidikan Budaya Politik di Kabupaten Indragiri Hilir Tingkatkan Kesadaran Politik Masyarakat
komentar
beritaTerbaru