Sabtu, 13 Juni 2026 WIB

Emak-emak Pendukung Prabowo: Uang Rp50 Ribu Tak Bernilai Lagi

- Senin, 24 September 2018 23:13 WIB
505 view
Emak-emak Pendukung Prabowo: Uang Rp50 Ribu Tak Bernilai Lagi
Sejumlah orang pendukung calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendeklarasikan pembentukan organisasi yang mereka sebut Jarpas di Jakarta pada Senin, 24 September 2018.

 Pesisirnews.com-Sejumlah orang pendukung calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendeklarasikan pembentukan organisasi yang mereka sebut Jarpas di Jakarta pada Senin, 24 September 2018. Jarpas ialah akronim dari Jaringan Relawan Prabowo-Sandi.

Deklarasi itu dihadiri Wakil Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Yandri Susanto. Seorang simpatisan bernama Siti Juriah berkeluh kesah kepada Yandri tentang harga-harga kebutuhan pokok. Bahkan, katanya, Rp50 ribu saja sudah tidak ada nilainya jika dibelanjakan untuk kebutuhan pokok. 


"Saya sebagai emak-emak, merasakan betapa sulitnya kehidupan saat ini. Harga kebutuhan pokok semuanya naik, Pak, uang Rp50 ribu yang diberikan suami sudah tak bernilai lagi," kata Siti.

Baca Juga:

Siti meyakini Prabowo akan berbuat lebih baik jika memenangi pemilu presiden tahun 2019. Atas alasan itu juga dia ingin bergabung dalam Jarpas.

"Saya ingin bangsa ini lebih baik. Ingin perubahan agar kehidupan lebih sejahtera. Makanya saya yakin Prabowo-Sandi bisa mengatasi persoalan ini," ujarnya.

Baca Juga:

Viva.co.id

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Pelangiran Turun ke Lahan, Tanam Jagung 1 Hektare Dukung Swasembada Pangan 2026
Polsek Mandah Koordinasi Bersama Masyarakat Desa Bente Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan
Polsek Tempuling Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan, Dukung Program Swasembada Pangan Polda Riau
Dukung Penataan Pasar dan Wajah Kota, Satpol PP Inhil Tertibkan Kios di Kawasan Eks Air Mancur dan Pasar Tengah
Bupati Inhil Minta Seluruh Elemen Masyarakat Konsisten Laksanakan Gerakan Jum'at Bersih
Meriahkan Milad Ke-61 Inhil, Bupati Herman Buka Bupati Cup 2026
komentar
beritaTerbaru