Rabu, 10 Juni 2026 WIB

Tengkorak Manusia Ditemukan di Hutan Sagu Desa Mantiasa Meranti

- Jumat, 20 Mei 2016 07:57 WIB
2.650 view
Tengkorak Manusia Ditemukan di Hutan Sagu Desa Mantiasa Meranti
ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, SELATPANJANG - Sesosok mayat ditemukan warga pada Kamis (19/5/2016) kemarin di hutan perkebunan sagu Desa Mantiasa Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kepulauan Meranti.

Saat ditemukan, kondisi mayat sudah sangat memperihatinkan, hanya menyisakan tengkorak atau tulang-belulang dari bagian tubuh manusia yang sudah tidak bisa dikenali.

Mayat itu pertama kali ditemukan Agus, warga Selatpanjang yang sedang berburu Pelanduk (Kancil) di wilayah hutan tersebut, kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tebing Tinggi Barat.

Dari identitas yang telah dikantongi pihak Kepolisian, mayat tersebut diketahui bernama Yahmin (80) warga Desa Maini Darul Amam Kecamatan Tebing Tinggi Barat yang dilaporkan hilang pada 25 April lalu.

"Di dekat jenazah kita temukan sebuah dompet, dalam dompet tersebut terdapat KTP dan kartu identitas lainnya," kata Kapores Kepulauan Meranti, AKBP Asep Iskandar melalui Kapolsek Tebing Tinggi Barat, Ipda Asril, dikutip riauterkinicom.

Menurutnya, untuk keperluan identifikasi pihak Kepolsian lansung membawa jenazah Almarhum Yahmin ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selatpanjang.

"Kita membawa kesini (RSUD, red), namun pihak RSUD tak bisa melakukan pemerikasaan dengan kondisi jenazah seperti itu," tutur Asril ketika keluar dari ruang mayat Kamis malam.

Meski telah disarankan untuk dibawa ke RS di Pekanbaru, kata Asril, dari pihak keluarga menolak, mengaku pasrah atas meninggalnya almarhum, dan memilih untuk dibawa pulang untuk segera dikebumikan. ***

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bripda Miftahul Idris Diduga Bunuh Diri Dengan Cara Menembak Dirinya Sendiri Dalam Musalla
Giat Patroli, Babinsa Koramil 05/Rupat Gelar Sosialisasi Karhula
Viral, Pencari Berondolan Kelapa Sawit Temukan Tengkorak Kepala Manusia
Ditemukan Tengkorak Berbungkus Seragam Brimob di Aceh Jaya, Diduga Korban Tsunami
komentar
beritaTerbaru