Sabtu, 13 Juli 2024 WIB

Terbukti Melakukan Pemerasan Dua Oknum Satpol PP Kota Pekan Baru Dipecat Dengan Tidak Hormat

Haikal - Selasa, 25 Juni 2024 12:17 WIB
575 view
Terbukti Melakukan Pemerasan Dua Oknum Satpol PP Kota Pekan Baru Dipecat Dengan Tidak Hormat
(Pesisirnews.com)PEKANBARU – Dua oknum SatpolPPKota Pekanbaru, yakni Aa dan Mh, dipecat dengan tidak hormat.kedua oknum yang masih berstatus Tenaga Harian Lepas (THL) tersebut, dinilai terbukti melakukan aksi pemerasan terhadap seorang nenek di kawasan Cipta Karya, beberapa waktu lalu.

Aksi mereka juga sempat viral, setelah beredar video rekaman yang memperlihatkan perbuatan kedua oknum tersebut.

Pemecatan dilaksanakan dalam Apel Luar Biasa, Senin (24/6/2024), yang dipimpin langsung Kasatpol PP Pekanbaru Zul fahmi Adrian dan disaksikan oleh seluruh anggota SatpolPP se-Kota Pekanbaru di Halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru.

Baca Juga:
Dalam kesempatan itu, Zulfahmi mengatakan, perbuatan kedua oknum SatpolPP Pekanbaru tersebut membuat citra yang sudah dibangun selama ini menjadi buruk di mata masyarakat.

"Padahal semuanya sudah melakukan tugas dengan baik. Mulai dari mengikuti aturan Perda, ikut pengawasan, pengawalan kunjungan Presiden Jokowi ke Pekanbaru, pengamanan selama acara Apeksi, semuanya sudah kita lakukan dengan baik," katanya.

Baca Juga:
Menurutnya, SatpolPP harus kembali mengulang dari nol untuk mengembalikan citranya di mata masyarakat.

Pria yang akrab disapa Bang Zoel itu berpesan kepada seluruh peserta apel yang hadir untuk tidak lagi melakukan hal serupa.

"Saya berharap, apel luar biasa ini menjadi yang terakhir. Saya tidak ingin apel luar biasa ini dilakukan lagi akibat adanya pelanggaran," terangnya.

Terakhir, ia mengumumkan akan menoleransi apabila ada anggota yang menerima uang terima kasih yang disetujui oleh kedua belah pihak.

"Kalau ada yang mau membantu masyarakat dalam mengurus izin pembangunan, itu lebih bagus lagi. Asalkan amanah dalam mengerjakannya. Lalu kalau ada uang terima kasih dari masyarakatnya, terima saja, saya masih toleransi. Cuma kalau untuk kasus seperti ini, ada unsur pemerasan didalamnya dan jelas ini adalah pelanggaran," pungkasnya.(Goriau).

SHARE:
Tags
beritaTerkait
PJ BUPATI HERMAN LANTIK DAN SERAHKAN SK 1.470 ORANG PPPK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR TAHUN FORMASI 2023
Pembangunan Persimpangan Jalan Tol Rengat - Bypass Pekanbaru Ditagetkan Rampung Tahun 2025
Bacaleg DPR RI, Dewi Juliani SH Silaturrahmi Bersama Seluruh Bacaleg Kota Pekanbaru
PPP Berharap PDIP Bergabung dengan Koalisi Besar
WHR 2023: Israel Bertahan di Urutan ke-4 Negara Paling Bahagia di Dunia, Afghanistan Paling Tidak Bahagia
PPP Akui Kedekatan dengan PDIP dan PDIP Ungkap  Akar Sejarah yang Panjang Bersama PPP
komentar
beritaTerbaru