Selasa, 16 Juni 2026 WIB

Sekumpulan Emak Emak Lawan Preman Pakai Prabotan dan Panci

Haikal - Sabtu, 16 Oktober 2021 19:07 WIB
1.313 view
Sekumpulan Emak Emak Lawan Preman Pakai Prabotan dan Panci
Emak-emak melawan preman dengan panci dan perabotan di Kembangan, Jakbar (dok.istimewa/tangkapan layar video)
Jakarta,,PESISIRNEWS.COM - Sekumpulan emak amak tampak memukul mukul perabotan dan menghadang pria yang diduga preman yang mengamankan sebuah proyek bangunan. Hal ini viral sebuah video adanya aksi protes sejumlah emak amak di media sosial, peristiwa ini terjadi di jalan kampung Basmol, taman kota, Jakarta Barat.[adsense]
Dilansir dari detik.com, Dalam video viral itu terlihat salah seorang warga bahkan menangis di hadapan polisi. Warga itu meminta perlindungan dari aparat terkait sengketa tanah yang terjadi.[adnow]
"Kami cuma punya ini, kenapa kami diusik, Pak. Kami mohon perlindungan, Pak," kata salah satu warga dalam video seperti dilihat, Sabtu (16/10/2021).
Protes Sengketa Lahan
Kapolsek Kembangan Kompol Khoiri angkat suara perihal adanya sengketa lahan yang terjadi di Kembangan itu. Dia menyebut tanah yang kini menjadi sengketa itu seluas 120 meter persegi.[br]
Khoiri mengaku telah bertemu dengan kedua belah pihak. Dia menyebut pihak emak-emak yang melakukan protes justru tidak memiliki bukti kepemilikan tanah yang kini menjadi sengketa.[adsense]
"Saya kemarin kedatangan pihak yang mengaku menempati tanah itu. Ibu-ibu sama pengacaranya-lah. Kami tanyakan tempati di situ apa dasarnya? Punya surat tanah atau nggak? Akhirnya dia nggak bisa tunjukkan surat itu," kata Khoiri.[adnow]
"Dia bilang dia ngontrak ini dulunya kata dia sama pihak perumahan. Saya tanya kapan terakhir bayar, dia bilang di tahun 2013. Setelah itu nggak bayar kontrakan lagi," tambahnya.(***).

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tim Thomas Indonesia Tinggal Selangkah Lagi Untuk Memboyong Piala Thomas Ke Tanah Air
Banjir Hadiah Undian Panen Hadiah Simpedes Periode I Tahun 2021.
Silahturahmi dengan PCNU Banyuwangi, Kapolri Ajak Perkuat Penanganan Covid-19
Terjaring Operasi Yustisi, 11 Orang Pelanggar Prokes di Tembilahan Jalani Sidang Ditempat
Indeks Inovasi Global Masih Rendah, Pemerintah Perkuat Pengembangan Inovasi Keuangan Digital
Hati-hati: Diam-diam Google 'Kumpulkan' Data Penggunanya, Bagaimana Cara Menghentikannya?
komentar
beritaTerbaru