Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Kakek 70 Tahun Diserang Buaya Saat Mandi Mendapat 99 Jahitan

Haikal - Rabu, 19 Februari 2020 18:01 WIB
933 view
Kakek 70 Tahun Diserang Buaya Saat Mandi Mendapat 99 Jahitan
Pesisirnews.com, Sungai Batang- Seorang kakek bernama Marwan (70 Tahun) warga Kecamatan Sungi Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, menglami lula serius setelah mendapat serangan seekor buaya saat henk mandi, Rabu (19/02/2020) siang.


Kapolsek Sungai Batang, IPTU Mukhlis memerintahkan Ps Kanit Reskrim BRIPKA Rudi Johandis beserta anggota dan Babhinkamtibmas Pasenggerahan BRIPKA Dede Bastari langsung mendatangi TKP usaimendpaat laporan masyarakat yang di terkam buaya tersebut.


Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan SIK melalui Kasubbag Humas AKP Warno menyampaikan kronologi kejadian.

"Pada saat itu korban sedang mandi di Pelantaran Pelabuhan Ratu Desa Pasenggerahan yang tidak jauh dari rumah korban. Dan saat asik mandi, korban tiba - tiba kaki nya sebelah kanan di serang seekor buaya dan berteriak sambil minta tolong," ungkap nya

Lanjutnya, "Disaat yang sama, saksi Bujang (55 tahun) sedang memancing ikan, ketika mendengar teriakan korban ia langsung menolong dengan cara menarik tangan si Marwan ketas pelantaran di pelabuhan. Dengan cepat Bujang membawa korban menuju kerumh agar mendapat pertolongan pertama," tambah Warno,


Mendengar adanya laporan pristiwa tersebut, pihak Polsek dengan masyarakat memanggil tim medis terdekat untuk si korban mendapatkan pertolongan pertama guna meringankn rasa sakit yang membuat si Marwan trauma.
[ADNOW]
Akibat serangan buaya tersebut kakek 70 tahun itu terpaksa mendapt 8 luka robek pada bagian paha dan kaki sebelah kanan, dan ada 99 jahitan akibat luka robek tersebut.

(si)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah
Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah
Pj Bupati Inhil Ingatkan Semua Pihak Tentang Kasus Kekerasan Di Sekolah
Peduli Akan Pendidikan, Pj Bupati Inhil Herman Menggelar Pertemuan Dengan Guru Di Kecamatan Kempas
Studi: Wanita Berpendidikan dan Mapan Makin Enggan Terikat Pernikahan
Organisasi Mahasiswa Kedokteran Indonesia Dorong Penerapan Kurikulum Pendidikan Seksual
komentar
beritaTerbaru