Rabu, 05 Agustus 2026 WIB

Tsunami Selat Sunda, Laskar FPI Sigap Membantu Warga Dari Tadi Malam

- Minggu, 23 Desember 2018 14:06 WIB
1.107 view
Tsunami Selat Sunda, Laskar FPI Sigap Membantu Warga Dari Tadi Malam
PESISIRNEWS.COM-Tsunami terjadi di kawasan pantai barat Provinsi Banten dan pantai selatan Provinsi Lampung, Sabtu (22/12/2018) malam sekitar pukul 21.20 WIB.

Dampak tsunami menyebabkan korban jiwa dan kerusakan. Data sementara yang dirilis BNPB hingga Minggu 23 Desember 2018 pukul 04.30 WIB tercatat 20 orang meninggal, 165 orang luka-luka, puluhan bangunan rusak.

Ribuan warga pesisir Pantai Pandeglang, Banten, mengungsi. Mereka mengungsi ke sejumlah lokasi yang jauh dari pantai seperti ke masjid, sekolah, perkantoran, terminal dan gedung tsunami.


Warga setempat menuturkan tsunami terjadi secara tiba-tiba, tidak ada hujan tidak ada angin, air tiba-tiba menerjang...

Relawan dan Laskar Front Pembela Islam (FPI) dari sejak kejadian tadi malam sudah bergerak di lokasi membantu evakuasi warga.

"Hilmi FPI bersama laskar sudah diturunkan sejak tadi malam dilokasi pantai Anyer untuk membantu evakuasi korban," demikian disampaikan FPI di akun resmi twitternya, Minggu (23/12/2018).

Hal ini sesuai dengan instruksi Imam FPI Banten, A. Qurthubi Jaelani:

"Kaum muslimin-muslimat khususnya Keluarga Besar FPI Banten dan sayap juangnya mulai malam ini juga segera mendata dan memberikan pertolongan kepada para korban jiwa dan harta akibat gelombang tinggi air laut di sepanjang pantai Anyer kabupaten Serang, Carita, Labuan, Panimbang hingga yang paling parah dan bamyak korban di kecamatan Sumur kabupaten Pandeglang Banten."

Editor
:
Sumber
: gardakeadilan
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PM Sheikh Hasina: Kemajuan Suatu Bangsa Ditentukan Lewat Penguasaan Teknologi
Khawatir Makin Berbahaya, Elon Musk dan 1000 Pemimpin Bisnis Minta Teknologi AI Diperlambat
AI Proyeksikan Orang yang Bakal Jadi Perdana Menteri Singapura pada Tahun 2050
Grab Singapura akan Luncurkan AudioProtect untuk Melindungi Pengemudi dan Pengguna
Waspada! Penipuan Menggunakan Teknologi Peniru Suara Mengintai Pengguna Ponsel
Desa Pulosari Sukses Ekspor Hasil Pertanian ke Singapura dalam Waktu 10 Hari
komentar
beritaTerbaru