Sabtu, 20 Juli 2024 WIB

Grab Singapura akan Luncurkan AudioProtect untuk Melindungi Pengemudi dan Pengguna

- Jumat, 17 Maret 2023 09:31 WIB
505 view
Grab Singapura akan Luncurkan AudioProtect untuk Melindungi Pengemudi dan Pengguna
Grab akan gunakan AudioProtect untuk pengamanan bagi pengguna dan pengemudi saat dalam perjalanan. (ST)

SINGAPURA (Pesisirnews.com) - Grab Singapura memperkenalkan fitur baru di aplikasinya yang memungkinkan penumpang dan pengemudi merekam audio untuk tujuan keselamatan selama perjalanan.

AudioProtect ini akan bertindak sebagai tindakan pengamanan bagi pengguna dan pengemudi saat dalam perjalanan.

Pihak Grab menyampaikan kepada The Straits Times yang dilansir Jumat, bahwa AudioProtect rencananya akan diluncurkan secara bertahap sebagai bagian dari uji coba mulai 21 Maret.

Baca Juga:

“Kami telah menempuh perjalanan jauh dari sekadar memiliki tombol SOS bagi pengguna untuk menghubungi pihak berwenang jika mereka berada dalam situasi darurat,” kata Kimberly Lim, Head of Safety and Quality di Grab.

Ini akan bertindak sebagai langkah keamanan bagi pengguna dan pengemudi saat berkendara, karena rekaman dapat digunakan untuk menyelesaikan insiden keselamatan dengan cara yang lebih efisien. Insiden ini dapat mencakup kecelakaan dan pelecehan verbal, fisik, dan seksual, atau kasus pelecehan.

Baca Juga:

Kedua belah pihak diharuskan untuk memberikan persetujuan sebelum rekaman berlangsung. Perekaman akan dijeda saat penumpang sedang menelepon dan dilanjutkan hanya setelah panggilan berakhir, tetapi dapat dilanjutkan di telepon pengemudi.

Penumpang dan pengemudi dapat mengaktifkan fitur di aplikasi di bawah “pengaturan keamanan akun” setelah perjalanan dipesan.

Setelah diaktifkan, itu akan tetap sebagai pengaturan default untuk semua perjalanan di masa mendatang jika sesama penumpang atau pengemudi menyetujuinya. Pengguna dapat menonaktifkan fitur tersebut dengan melakukan perubahan pada pengaturan keamanan akun sebelum berkendara, jelas Grab.

[br]

Semua file audio yang direkam dienkripsi dan disimpan di perangkat maksimal lima hari sebelum dihapus, jika tidak ada insiden keamanan yang dilaporkan. File tersebut tidak dapat diakses baik oleh penumpang maupun pengemudi, dan hanya akan diakses oleh tim keamanan Grab jika terjadi insiden terkait keselamatan.

Jika insiden keselamatan dilaporkan dalam jangka waktu tersebut, file akan disimpan dengan aman selama enam bulan dan secara otomatis dihapus dari server Grab secara permanen setelah periode tersebut, kecuali jika insiden membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan, dalam hal ini file dapat disimpan lebih lama. sesuai kebutuhan, kata Grab.

“Kemajuan teknologi memungkinkan kami untuk memainkan peran yang lebih preventif daripada hanya memberikan bantuan pasca-insiden. Saat ini, sebagian besar perjalanan Grab kami telah terjadi tanpa insiden, tetapi kami perlu terus melakukan lebih banyak lagi,” pungkas Kimberly Lim.

Fitur ini akan tersedia di semua perjalanan Grab, kecuali GrabShare dan GrabHitch.

(PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
AI Proyeksikan Orang yang Bakal Jadi Perdana Menteri Singapura pada Tahun 2050
Desa Pulosari Sukses Ekspor Hasil Pertanian ke Singapura dalam Waktu 10 Hari
Survei Terbaru Kota-kota dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia Tahun 2022
Lama Tak Terlihat, Pedangdut Nita Thalia Jalani Pengobatan Penyakit Berbahaya di Singapura
Terungkap Alasan Singapura Tolak Kedatangan UAS yang Juga Pernah Ditolak di 6 Negara Lain
Penting Dibaca Pemudik: 9 Tips Mengemudi Jarak Jauh yang Aman
komentar
beritaTerbaru