TEMBILAHAN, PESISIRNEWS.COM - Puluhan tokoh masyarakat Indragiri Hilir mendatangi Kantor Polsek Tembilahan, Selasa (29/9). Kedatangan tokoh masyarakat ini untuk memberikan dukungan kepada pihak kepolisian untuk memberantas tempat malam yang meresahkan warga Tembilahan.
"Kami minta aparat kepolisian jangan takut. Kami tokoh masyarakat dan pemuka agama di Inhil siap mendukung,"kata Abdul Bar Samad ketua Lembaga Dakwah Pedesaan Kabupaten Inhil, Selasa (29/9).
"Kami juga meminta ketegasan pemerintah kabupaten untuk menindak dan mencabut izin pasar ini karena sudah melenceng dengan perjanjian awalnya,"kata tokoh masyarakat Inhil ini usai pertemuan di lantai 2 Kantor Polsek Tembilahan.
Sementara Kapolsek Tembilahan Agus Susanto saat dikonfirmasi usai pertemuan dengan tokoh masyarakat Inhil membenarkan hal tesebut. Menurut dia, keberadaan pasar kelapa gading memang mendapat kritikan dari masyarakat sekitar. Sebab mereka merasa terganggu dengan aktifitas dipasar tetsebut.
"Dulu perjanjian awalnya tidak boleh pakai musik dengan suara yang keras, tapi sekarang disana pakai speaker besar lengkap dengan ampli fier. Bahkan sampai jam subuh pun masih berdentum suara musiknya,"kata Agus.
Pihaknya mengaku sudah kerap mendatangi lokasi dan mengamankan speaker aktif dari lokasi cafe di komplek pasar kelapa gading tersebut.
"Kemarin malam kita juga baru saja mengamankan satu set speaker aktif. Kita penggil pemiliknya dan kita minta mereka membuat surat pernyataan untuk tidak menggunakan itu lagi. Selain suara musik yang keras, pelayan cafe di pasar kelapa gading ini juga berpakaian seksi serta menjual di lokasi tersebut,"kata dia.
(zul)