Selasa, 25 Agustus 2026 WIB

Jalur Kereta Api Trans Sumatera Segera Digarap

- Rabu, 28 Januari 2015 19:09 WIB
626 view
Jalur Kereta Api Trans Sumatera Segera Digarap
Ilustrasi Jalur Kereta Api. Foto: bumn.go.id
JAKARTA, PESISIRNEWS.com - Pembangunan dan pengembangan jaringan jalur Kereta Api di Pulau Sumatera (Trans Sumatera) akan segera digarap. Menurut Direktur Jenderal Perkeretaapian, Hermanto Dwiatmoko, pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera akan dimulai tahun ini, tapi tergantung pada kesiapan lahan.

“Kalau lahan sudah siap, langsung dibangun,” jelasnya ditemui setelah acara penandatanganan Kesepakatan Kerjasama oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan dan para Gubernur dari Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan, di Gedung Karsa, Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa, (27/1).

Selain lahan, lanjut Hermanto, yang juga harus disiapkan adalah desain, dan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal). “Yang sudah siap (dibangun) adalah (jalur) antara Rantau Prapat sampai Kota Pinang. Desain sudah ada, tinggal pembebasan lahan tahun ini,” ungkap Hermanto.

Pembangunan Jalur Kereta Api Trans Sumatera, kata Hermanto, bertujuan untuk mewujudkan peran moda kereta api sebagai angkutan massal, serta membantu kelancaran perekonomian yang terintegerasi, baik inter dan antar moda pada masing-masing wilayah Pulau Sumatera.

Nantinya, tambah Hermanto, Jalur Kereta Api Trans Sumatera ini akan terintegrasi dengan pelabuhan-pelabuhan. “Untuk daerah Riau, ada tiga pelabuhan yang akan kita hubungkan, yaitu Dumai, Buton dan Kuala Enok,” Hermanto menerangkan.

Hermanto menyatakan, bahwa pembangunan jalur kereta api sepanjang sekitar 1400 kilometer ini menelan biaya sekitar 30 triliun dan ditargetkan selesai dalam jangka waktu lima tahun kedepan.

Untuk diketahui, jalur kereta api Trans Sumatera ini rencananya akan menghubungkan beberapa kota lintas provinsi di Pulau Sumatera, yakni Rantau Prapat – Kota Pinang – Duri – Dumai, Duri – Pekan Baru – Rengat – Jambi – Betung – Kertapati dan Pekan Baru – Muaro – Muaro Kalaban – Sawah Lunto.

Pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung Penyelenggaraan Perkeretaapian yang terpadu, sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Sumatera Selatan. (dephub.go.id)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pemkab Inhil dan BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026
Ekonomi Warga Ikut Tumbuh! Ini Langkah Kapolsek Pelangiran
Pegadaian Membangun Perekonomian Masyarakat Lewat Digitalisasi Bisnis dan Ekosistem Emas
Perkuat Hubungan Ekonomi, Perusahaan Israel Buka Cabang Pertamanya di Maroko
Iran-Rusia Perkuat Sistem Perdagangan untuk Atasi Sanksi Ekonomi Barat
Antisipasi Geopolitik dan Ekonomi Global, Pemerintah Terbitkan Perpu Cipta Kerja
komentar
beritaTerbaru