Sabtu, 20 Juni 2026 WIB

Terapkan Sekolah Berwawasan Gender, SMAN 4 Pekanbaru Dinilai

- Minggu, 30 Agustus 2015 16:13 WIB
2.092 view
Terapkan Sekolah Berwawasan Gender, SMAN 4 Pekanbaru Dinilai
foto: ade lestari
Kepala SMAN 4 Pekanbaru foto bersama dengan tim penilai sekolah berwawasan gender.
PEKANBARU, PESISIRNEWS.COM - SMAN 4 Pekanbaru dikunjungi dan dinilai oleh tim penilai sekolah berwawasan gender, Jumat kemarin. Sebelumnya, SMAN 4 sudah menggelar kegiatan Sosialisasi Sekolah Responsif Gender beberapa waktu lalu.

Kedatangan tim penilai tersebut yakni Dr Yenita Roza dan Rahmita B Yuningsih MHum, disambut dengan iringan kompang dan pengalungan bunga hasil karya siswa dan diterima langsung oleh Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Nurhafni MPd.

"Selain diterima langsung oleh saya selaku kepala sekolah juga ada tim dari SMAN 4 tim sekolah berwawasan gender yang diketuai Citra Aries, dengan anggotanya, Syefrida Hadibuan, Sirmayeni, Hendra Prakarsa, dan Hari hamdani bersama para wakil kesiswaan Drs Mansur Ali dan wakil kurikulum Zulkarnaini," ujar Kepala SMAN 4 Pekanbaru Hj Nurhafni MPd melalui selulernya, Ahad (30/8/2015).

Menurut Nurhafni, penilaian tersebut dilihat dari 10 standar. "Dimana, menurut tim penilai, ada 24 sekolah se Provinsi Riau dan yang akan dipilih, namun hanya dua sekolah yang dipilih menjadi terbaik. Yakni, sekolah yang siap dan berkomitmen serta sudah melaksanakan program sekolah berwawasan gender," katanya.

Nurhafni menyambut baik program sekolah berwawasan gender dan berterrimakasih kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru dan Disdikbud Provinsi Riau, yang telah memberikan kepercayaan kepada SMAN 4 Pekanbarru.

"Untuk itu, tentulah SMAN 4 akan berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dan program ini memang baru awal Agustus lalu, mendapat pelatihan selama empat hari. Selesai kegiatan, selaku pimpinan, lalu membentuk tim dan mensosialisasikan kepada guru,siswa, komite dan orangtua siswa," ungkapnya.

Dari 10 standar dan indikator, lanjutnya, SMAN 4 sudah melaksanakan dan memprogramkannya. "Dimana, sekolah berwawasan gender itu adalah, siswa laki-laki dan perempuan sudah memiliki peluang yang setara untuk mendapatkan layanan pendidikan. Misalnya, anak laki-laki dan perempuan mempunyai hak yang sama untuk dapat mengikuti pendidikan dan perlakuan yang sama," tambah Nurhafni. (ade)

(rik)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kodim 0314/Inhil Raih Juara I Lomba Simulasi Pemadam Kebakaran Tingkat Korem 031/WB
Tangis Keadilan di Tembilahan, Datuk Bahar Kamil yang Sakit Jantung Tak Diberi Keringanan
Menteri Imipas Tutup Rakernas III IWO, Dorong Sinergi untuk Indonesia Emas 2045
Rapat Paripurna DPRD Inhil Setujui Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Bupati Sampaikan Pengantar KUPA-PPAS 2025
Edarkan Shabu Dikapung Halamannya, Wanita 24 Tahun Ditangkap Polisi
Sedang Transaksi Narkoba WDM 45 Warga Desa Junjangan Diringkus Polisi
komentar
beritaTerbaru