Senin, 20 April 2026 WIB

Soal Media Tak Liput Reuni 212, Panitia akan Datangi KPI

- Sabtu, 08 Desember 2018 18:36 WIB
1.101 view
Soal Media Tak Liput Reuni 212, Panitia akan Datangi KPI
Massa mengarak bendera tauhid berukuran raksasa saat ribua

Jakarta, Pesisirnews.com - Panitia Reuni 212 berencana mendatangi kantor Komisi Penyiaran Indonesia untuk menyampaikan keberatan terkait sejumlah media yang tidak memberitakan Reuni 212 yang digelar Ahad, 2 Desember lalu.

"Kami akan mendatangi KPI, ingin diskusi, mengadu apa yang sedang terjadi di negeri ini, serta menyampaikan surat keberatan kami terhadap sejumlah media," kata Ketua Panitia Reuni 212, Bernard Abdul Jabar saat ditemui di Jakarta Selatan pada Jumat, 7 Desember 2018.

Bernard mengatakan surat keberatan tersebut merupakan upaya untuk mengingatkan media terkait fakta sejarah besar yang terjadi dalam Reuni 212. Menurut dia, peserta reuni mempunyai hak publik untuk disiarkan oleh media.

Baca Juga:

Namun Bernard belum menyebutkan nama media yang akan disampaikannya ke KPI. Menurut dia, saat ini pihaknya masih mendata media-media tersebut.

Selain itu, Bernard mengatakan panitia Reuni 212 yang terdiri dari Gerakan Pengawal Fatwa Nasional (GNPF), Front Pembela Islam, Persaudaraan Alumni 212 akan membuat seruan untuk memboikot media media tersebut. "Kami akan sebarkan seruan untuk tidak menonton media-media itu," ujarnya.

Baca Juga:

Protes terhadap pemberitaan Reuni 212 sebelumnya disampaikan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Ia yang hadir dalam reuni 212 itu mengungkapkan kegeramannya terhadap media-media di Indonesia karena tidak meliput Reuni Akbar 212.

Prabowo memprotes media yang tidak menyebutkan bahwa massa yang hadir mencapai belasan juta. Menurut Ketua Umum Partai Gerindra itu, media-media besar dan kondang tidak meliput. Dia tidak terima dengan pemberitaan media yang menyatakan bahwa massa Reuni 212 hanya belasan ribu. Ia menuding media-media itu telah memanipulasi demokrasi. Tak hanya media, Prabowo juga menuding wartawan. Dia menyebut jurnalis mengkhianati tugasnya lantaran tidak memberitakan acara Reuni 212.

Sumber
: Tempo.co
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sadis! Pengemudi Grab Bike di Jakarta Dorong Penumpang Wanita, Korban Derita Luka-luka
Sedang Transaksi Narkoba WDM 45 Warga Desa Junjangan Diringkus Polisi
HIPPMIH Jakarta Gelar Dialog Interaktif dengan Pj. Bupati Inhil dalam Rangka HUT ke-27
Perwira Polisi Yang Memukul Sopir Taksi Online Dicopot Dari Jabatannya
Pj Bupati Inhil Herman, SE, MT Canangkan Gerakan Aksi Bergizi di Kab. Inhil
Ahok Angkat Bicara Wacana PDI P Usung Anies Pilgub DKI Jakarta
komentar
beritaTerbaru