Sabtu, 22 Agustus 2026 WIB

Munarman Juru Bicara(FPI)Terkait Pernyataan Guntur Roml(PSI)i,Seharusnya Yang Di Rukiah Mohamad Guntur Romli

Haikal - Kamis, 06 Desember 2018 18:30 WIB
9.778 view
Munarman Juru Bicara(FPI)Terkait Pernyataan Guntur Roml(PSI)i,Seharusnya Yang Di Rukiah Mohamad Guntur Romli
Jubir Front Pembela Islam Munarman. [Suara.com/Dian Rosmala]
PESISIRNEWS.COM-Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman menanggapi pernyataan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI),Mohamad Guntur Romli yang meminta agar Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto dirukiah.

Pernyataan itu disampaikan Romli menanggapi pernyataan Prabowo yang menyebut peserta acara Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta, Minggu (2/12/2018) mencapai 11 juta orang.

Terkait hal itu, Munarman malah menyebut Guntur Romli yang semestinya harus dirukiah karena sedang kesurupan. Bahkan, Munarman menganggap Guntur mengalami gegar otak karena tak bisa menghitung jumlah massa yang hadir di reuni akbar 212 itu.


Baca Juga:

"Guntur Romli yang kesurupan dan berhalusinasi, geger otaknya belum sembuh kali. Saya pikir dia yang perlu dirukiah," kata Munarman saat dihubungi Suara.com, Kamis (6/12/2018).

Terkait permintaan agar Prabowo dirukiah, Munarman menduga Guntur Romli hanya mencari sensasi dengan mendompleng nama Prabowo. Hanya saja, lanjut Munarman cara yang dipakainya dengan menjelek-jelekan Prabowo.

Baca Juga:

"Dia cari sensasi saja, kan dia lagi nyaleg, jadi perlu popularitas. Sayangnya cara mencari popularitasnya dengan cara menginjak tokoh. Istilahnya mau tenar dengan mendompleng orang tenar," kata dia

Agar lebih objektif, Munarman lantas meminta Guntur Romli untuk menghitung sendiri jumlah massa reuni akbar 212 jika ragu dengan pernyataan Prabowo. Pasalnya, Munarman meyakini dengan apa yang disampaikan Prabowo.

"Suruh Guntur Romli hitung sendiri saja itu," tandasnya.


Sebelumnya, Guntur Romli menyinggung Prabowo sedang kesurupan karena menyebutkan jumlah massa aksi Reuni 212 mencapai 11 juta. Terkait hal itu, Guntur menyarankan agar Prabowo segera dirukiah karena dianggap berhalusinasi dengan menyebut belasan juta orang menghadiri acara reuni 212.

"Ini cuma di Monas saja mengaku 11 juta orang, Prabowo kesurupan belum sembuh, harus dirukiah," tutur Guntur Romli.



Sumber
: suara.com
SHARE:
Tags
beritaTerkait
OTT KPK di Kuansing Guncang Riau, Projo Riau : Jangan Biarkan Korupsi Terus Mencoreng Wajah Daerah
HPT-gate di Kuansing Jerat Menhut, "KPK Harus Periksa Raja Juli Sekalipun Sudah Kembalikan Uang Suap"*
Bupati Herman dan ketua PMI  Peringati Hari Kesehatan Nasional
Desa Sungai Intan Perwakilan Kab Inhil Calon Percontohan Desa Anti Korupsi KPK RI 2025
Ketua PW-IWO Riau Meminta KPK Turun ke Indragiri Hilir: Awasi Secara Ketat Kegiatan Kepala Desa
Jadi 'Anak Emas' PLN, Bagaimana Sepak Terjang PT Sahitya Amartya Konsultama?
komentar
beritaTerbaru