Rabu, 17 Juni 2026 WIB

Layanan Dan Fasilitas Wisma Atlet Asian Games 2018 Dipuji Atlet Asing

- Sabtu, 01 September 2018 08:13 WIB
324 view
Layanan Dan Fasilitas Wisma Atlet Asian Games 2018 Dipuji Atlet Asing
Para atlet peserta Asian Games 2018 dari berbagai negara tiba di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (15/8/2018). Panitia Asian Games 2018 (INASGOC) mencatat sudah 1.483 Atlet dari 37 negara peserta yang menghuni Wisma Atlet Kemayoran. (KOMPAS.com/

Jakarta, Pesisirnews.com - Dua atlet kano asal Singapura, Tian Ghee Terence Ong dan Barath Kumar S, mengaku puas dengan pelayanan dan fasilitias Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC).

Menurut Tian Ghee, makanan dan minuman yang tersedia di wisma atlet selama Asian Games 2018 sangat baik dan menunjang performa atlet.

"Semua menu yang mereka punya termasuk nasi dan lain-lain dikelola dengan sangat baik," kata Tian Ghee Terence Ong yang dilansir BolaSport.com dari Channel News Asia.

Baca Juga:

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Vice Director Catering Department Inasgoc, Yooky Tjahrial, menyebut pengelolaan makanan di wisma atlet memang ditangani sangat serius dan profesional.

Yooky menyebut terdapat 1.200 orang di dapur yang bekerja menyediakan makanan selama 20 jam non stop setiap harinya.

Baca Juga:

Tidak hanya tentang makanan, Barath Kumar, menyebut tenaga medis yang tersedia di wisma atlet juga sangat bagus.

"Fisioterapisnya sangat bagus, karena kebanyakan teman saya dan juga termasuk saya memerlukan bantuan untuk merenggangkan otot," tutur Kumar.

"Tersedianya layanan fisioterapi tersebut sangat efektif karena membantu kami untuk menunjukkan performa dan pergereakan bagus," ucap Kumar menambahkan.

Ketika malam tiba, di Wisma Atlet dihelat beberapa pertunjukan musik maupun permainan untuk memanjakan para atlet dari berbagai kontingen.

Hal tersebut juga mendapat pujian dari Komite Olimpiade Taiwan, Chen Li-Shan.

"Ide ini bagus, acara di malam hari sudah menyatukan beberapa atlet dari negara yang berbeda dari cabor yang berbeda juga," ujar Chen Li-Shan.

"Sebenarnya kami memiliki jadwal padat yang berhubungan dengan olahraga di sore hari jadi dengan acara ini kami bisa bersantai dan menikmati budaya Indonesia, jadi saya pikir ini ide yang menarik," kata Chen menambahkan.

Ini adalah kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games setelah 1962 lalu.

Mendapatkan tanggapan positif tentang penyelenggaraan Asian Games 2018 tentunya sangat berarti bagi Indonesia. Terlebih persiapan yang sangat mepet yakni hanya dua tahun.

Untuk diketahui, Indonesia baru mendapat mandat menjadi tuan rumah pada 2016 setelah Vietnam mengundurkan diri karena alasan finansial.

Asian Games 2018 akan berakhir pada Minggu (2/9/2018) dengan upacara penutupan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. 


Sumber Kompas.com 

SHARE:
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
SPMB 2026 di Inhil Gunakan Sistem Elektronik, Disdik Jamin Transparan dan Tanpa Pungutan
Aksi Heroik Anggota Polsek Kota, Berhasil Amankan Dua Orang Terduga Begal !
Gema Muharam Herman Berharap Acara Keagamaan untuk Meningkatkan Nilai Spritual Masyarakat
Pemkab Inhil Besinergi Dengan Tim Penggerak PKK Dalam Mengelola Makanan Sehat
komentar
beritaTerbaru