Rabu, 17 Juni 2026 WIB

Polisi sebut Pemulangan Neno Warisman dari Pekanbaru agar situasi kondusif

- Minggu, 26 Agustus 2018 10:20 WIB
310 view
Polisi sebut Pemulangan Neno Warisman dari Pekanbaru agar situasi kondusif
Merdeka.com
neno warisman tiba di pekanbaru. ©2018 Merdeka.com/abdullah sani
Pekanbaru, Pesisirnews.com - Aparat keamanan akhirnya memulangkan Neno Warisman, pentolan gerakan deklarasi #2019GantiPresiden dari Pekanbaru. Polisi beralasan, tidak ingin situasi keamanan terganggu dengan menculnya bentrokan antara kubu penolak dan pendukung gerakan itu. Neno sempat tertahan selama 7 jam di Bandara Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dari Sabtu (25/8) sore hingga malam.

"Polisi dan TNI menjaga agar jangan terjadi bentrok antara yang pro dan kontra. Kita menjaga wilayah ini kondusif, kita tentu ingin tidak ingin adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Pol Sunarto di Pekanbaru, Minggu (26/8) seperti dikutip Antara.

Sebelumnya pada Sabtu (25/8) siang hingga sore ada massa melakukan aksi pengadangan menolak kedatangan Neno Warisman di Bandara Pekanbaru yang rencananya melakukan acara deklarasi #2019GantiPresiden pada Minggu (26/8).

Massa tersebut kemudian tak terlihat lagi dan muncul massa lainnya mendesak aparat kepolisian untuk membiarkan Neno keluar dari bandara. Aksi tersebut berlangsung hingga kira-kira pukul 19.00 WIB dan massa pergi dari bandara lalu kembali lagi menjelang pukul 22.00 WIB.

Baca Juga:

Hingga akhirnya diketahui Neno sudah dipulangkan dan sebagian massa pun bubar. Sementara pihak kepolisian masih berjaga depan gerbang ruas jalan keluar bandara.

Kabid Humas Polda Riau membenarkan bahwa Ustazah Neno telah dipulangkan usai melalui proses negosiasi. "Itu wilayah otoritas bandara, petugas bandara melakukan upaya negosiasi. Proses nego lama, dari sore sampai malam," ungkapnya.

Baca Juga:

Terkait apakah pemulangan Neno tersebut karena acara deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru tidak diberi izin oleh kepolisian, Sunarto membantahnya.

Menurut dia, awalnya pihak penyelenggara memberi tahu Kepolisian Resor Kota Pekanbaru. Lalu Kepala Polresta Pekanbaru memberi saran agar tidak diberi izin. Kemudian di tengah perjalanan, ketua panitia mengundurkan diri dan mencabut surat izin keramaian.

"Posisi kita dalam hal tidak menerima surat," tambahnya.


Sumber Merdeka.com 

SHARE:
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
SPMB 2026 di Inhil Gunakan Sistem Elektronik, Disdik Jamin Transparan dan Tanpa Pungutan
Aksi Heroik Anggota Polsek Kota, Berhasil Amankan Dua Orang Terduga Begal !
Gema Muharam Herman Berharap Acara Keagamaan untuk Meningkatkan Nilai Spritual Masyarakat
Pemkab Inhil Besinergi Dengan Tim Penggerak PKK Dalam Mengelola Makanan Sehat
komentar
beritaTerbaru