Rabu, 17 Juni 2026 WIB

Terjadi 104 Kali Gempa Susulan, BMKG Minta Warga Lombok Tetap Waspada dan Tidak Panik

- Minggu, 29 Juli 2018 14:19 WIB
321 view
Terjadi 104 Kali Gempa Susulan, BMKG Minta Warga Lombok Tetap Waspada dan Tidak Panik
Tribunwow.com

Pesisirnews.com - Gempa bumi tektonik dengan kekuatan 6,4 SR mengguncang Lombok, Bali dan Sumbawa pada Minggu (29/7/2018) pukul 05.47 WIB.

Lokasi gempa terletak pada koordinat 8,4 LS dan 116,5 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Propinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 24 km.

Hingga pukul 12.00 WIB, tercatat telah terjadi 104 kali gempa susulan dengan kekuatan hingga 5,7 SR.

Baca Juga:

Atas bencana tersebut, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat, Dwikorita Karnawati meminta masyarakat untuk waspada terhadap ancaman gempa susulan meskipun intensitas dan magnitudenya lebih kecil.

"Hingga saat ini (pukul 12.00) telah terjadi 104 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 5,7 SR. Karenanya kami meminta masyarakat untuk tetap waspada namun tetap tenang dan jangan panik," ungkap Dwikorita, Minggu (29/7/2018), seperti yang TribunWow lansir dari website resmi BMKG, bmkg.go.id.

Baca Juga:

Tak hanya itu, Dwikorita juga meminta masyarakat untuk tidak mempercayai berita hoax yang menyebar pasca gempa.

Hingga saat ini, BMKG terus memantau perkembangan gempa dari Pusat Gempa Nasional (PGN) Jakarta.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa bumi yang terjadi di Lombok merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust).

Gempa bumi jenis ini dipicu oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik(thrust fault).

Guncangan gempa bumi ini dilaporkan telah dirasakan di daerah Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa Barat dan Sumbawa Besar pada skala intensitas II SIG-BMKG (IV MMI), Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja dan Gianyar II SIG-BMKG (III-IV MMI).

Sementara di Bima dan Tuban II SIG-BMKG (III MMI), Singaraja pada skala II SIG-BMKG atau III MMI dan Mataram pada skala II SIG-BMKG atau III MMI.

Meskipun tergolong besar, gempa bumi yang terjadi di Lombok dan sekitarnya ini tidak berpotensi tsunami.


Sumber Tribunwow.com 

SHARE:
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
SPMB 2026 di Inhil Gunakan Sistem Elektronik, Disdik Jamin Transparan dan Tanpa Pungutan
Aksi Heroik Anggota Polsek Kota, Berhasil Amankan Dua Orang Terduga Begal !
Gema Muharam Herman Berharap Acara Keagamaan untuk Meningkatkan Nilai Spritual Masyarakat
Pemkab Inhil Besinergi Dengan Tim Penggerak PKK Dalam Mengelola Makanan Sehat
komentar
beritaTerbaru