Sabtu, 26 September 2026 WIB

Terjadi 104 Kali Gempa Susulan, BMKG Minta Warga Lombok Tetap Waspada dan Tidak Panik

- Minggu, 29 Juli 2018 14:19 WIB
325 view
Terjadi 104 Kali Gempa Susulan, BMKG Minta Warga Lombok Tetap Waspada dan Tidak Panik
Tribunwow.com

Pesisirnews.com - Gempa bumi tektonik dengan kekuatan 6,4 SR mengguncang Lombok, Bali dan Sumbawa pada Minggu (29/7/2018) pukul 05.47 WIB.

Lokasi gempa terletak pada koordinat 8,4 LS dan 116,5 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Propinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 24 km.

Hingga pukul 12.00 WIB, tercatat telah terjadi 104 kali gempa susulan dengan kekuatan hingga 5,7 SR.

Baca Juga:

Atas bencana tersebut, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat, Dwikorita Karnawati meminta masyarakat untuk waspada terhadap ancaman gempa susulan meskipun intensitas dan magnitudenya lebih kecil.

"Hingga saat ini (pukul 12.00) telah terjadi 104 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 5,7 SR. Karenanya kami meminta masyarakat untuk tetap waspada namun tetap tenang dan jangan panik," ungkap Dwikorita, Minggu (29/7/2018), seperti yang TribunWow lansir dari website resmi BMKG, bmkg.go.id.

Baca Juga:

Tak hanya itu, Dwikorita juga meminta masyarakat untuk tidak mempercayai berita hoax yang menyebar pasca gempa.

Hingga saat ini, BMKG terus memantau perkembangan gempa dari Pusat Gempa Nasional (PGN) Jakarta.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa bumi yang terjadi di Lombok merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust).

Gempa bumi jenis ini dipicu oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik(thrust fault).

Guncangan gempa bumi ini dilaporkan telah dirasakan di daerah Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa Barat dan Sumbawa Besar pada skala intensitas II SIG-BMKG (IV MMI), Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja dan Gianyar II SIG-BMKG (III-IV MMI).

Sementara di Bima dan Tuban II SIG-BMKG (III MMI), Singaraja pada skala II SIG-BMKG atau III MMI dan Mataram pada skala II SIG-BMKG atau III MMI.

Meskipun tergolong besar, gempa bumi yang terjadi di Lombok dan sekitarnya ini tidak berpotensi tsunami.


Sumber Tribunwow.com 

SHARE:
beritaTerkait
Wakapolres Inhil Bekali Kader HMI Materi Green Policing, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan
Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian
Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM
Tabligh Akbar bersama UAS di Kapolres Rokan Hilir
Bupati Inhil Lepas 70 orang Kontingen Untuk Berkompetisi Diajang Porsenijar Tingkat Propinsi
komentar
beritaTerbaru