Polsek Pelangiran Turun ke Lahan, Tanam Jagung 1 Hektare Dukung Swasembada Pangan 2026
PELANGIRANPolsek Pelangiran bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan BUMDes Sinar Harapan melaksanakan kegiatan penanaman jagung
Berita
Pesisirnews.com - Kepolisian di West Bengal, India, mengumumkan telah menangkap seorang pria beserta adiknya.
Penangkapan itu dilakukan setelah istri pria itu, Rita Sarkar, melapor telah kehilangan salah satu ginjal.
Hindustan Times via BBC mewartakan, Kamis (8/2/2018), kejadian yang menimpa Sarkar itu berawal pada 2016.
Baca Juga:
Saat itu, Sarkar mengeluhkan sakit pada perutnya setelah meminum minuman ringan yang ditawarkan adik iparnya. Oleh sang suami, dia kemudian dibawa ke sebuah rumah sakit swasta di Kolkata.
Di sana, sang suami yang bernama Biswajit Sarkar itu mengatakan bahwa Sarkar terkena radang usus buntu.
Baca Juga:
"Suami saya dan dokter mengatakan saya akan baik-baik saja setelah menjalani operasi untuk mengangkat usus buntu saya," kata Sarkar.
Hal yang mengherankan, setelah operasi, suami Sarkar memperingatkan Sarkar agar tidak menceritakan operasi itu kepada orang lain atau keluarganya.
Selain itu, rasa sakit yang dirasakan oleh Sarkar ternyata masih sama. "Saya meminta agar dibawa ke dokter. Namun, dia tidak menghiraukannya," katanya.
Oleh keluarganya, Sarkar lalu dilarikan ke Rumah Sakit Universitas North Bengal untuk dilakukan USG.
Betapa terkejutnya Sarkar ketika dokter memberitahunya bahwa ginjal kanannya tidak kelihatan.
Dilansir The Telegraph India, Sarkar kembali melakukan USG di akhir 2017. Hasilnya pun sama. Ginjal kanannya tidak ada.
Sarkar kemudian menyadari mengapa saat itu suaminya melarang untuk menceritakan operasi di Kolkata.
"Suami saya telah menjual ginjal saya karena keluarga saya tidak mampu membayar dowry," ujar Sarkar.
Hindustan Times memberitakan, keluarga Biswajit meminta dowry atau mahar sebagai mas kawin senilai 200.000 rupee India atau sekitar Rp 42,3 juta.
Adapun seperti dilaporkan BBC, praktik pemberian dowry dari keluarga perempuan ke keluarga pria telah dilarang sejak 1961.
Inspektur Polisi Udayshankar Roy mengatakan, Biswajit dan adiknya, Shyamal, langsung ditangkap pada Senin (5/2/2018).
Kepada polisi, Biswajit mengaku telah menjual ginjal istrinya ke seorang pengusaha di Chhattisgarh.
Roy menuturkan, dia telah membentuk tim untuk menginvestigasi jaringan perdagangan organ manusia di sana.
"Kami juga akan menggerebek rumah sakit di Kolkata karena mereka membantu aksi penjualan organ itu," kata Roy.
Sumber Kompas.com
PELANGIRANPolsek Pelangiran bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan BUMDes Sinar Harapan melaksanakan kegiatan penanaman jagung
Berita
Mandah, 13 Juni 2026 Dalam rangka mendukung program swasembada ketahanan pangan, Polsek Mandah melaksanakan kegiatan sambang dan koordin
Artikel
Indragiri Hilir Dalam rangka mendukung Program Manajemen Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau, personel Polsek Tempuling melaksanakan
Artikel
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan ke
Advertorial
TEMBILAHAN Bupati Indragiri Hilir, Herman kembali mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk terus konsisten melaksanakan Gerakan Jum&
Advertorial
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE, MT secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tahun 2026 di Lapangan Stadion
Advertorial
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE, MT secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tahun 2026 di Lapangan Stadion
Advertorial
Indragiri Hilir Komitmen memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan jajaran Polsek Kateman. Berbekal laporan masyarakat yang dis
Hukrim
BATAM Rasa haru dan syukur menyelimuti kepulangan 307 jamaah haji asal Kabupaten Indragiri Hilir yang tergabung dalam Kloter BTH7. Seti
Advertorial
Tembilahan Hulu, 8 Juni 2026 Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) kembali berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgun
Hukrim