Senin, 20 April 2026 WIB

Suami Istri dan 5 Anak Tewas Akibat Serangan Udara AS di Suriah

- Senin, 08 Juni 2015 19:06 WIB
450 view
Suami Istri dan 5 Anak Tewas Akibat Serangan Udara AS di Suriah
DAMASKUS, PESISIRNEWS.COM - Amerika Serikat dan koalisi terus melancarkan serangan udara terhadap kelompok ISIS di Suriah. Namun tragis, serangan tersebut menewaskan sepasang suami istri dan lima anak mereka di provinsi Aleppo, Suriah utara.

Kematian satu keluarga tersebut dilaporkan organisasi pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris, Senin (8/6/2015).

Menurut Observatory, keluarga tersebut tewas dalam serangan koalisi AS di desa Daly Hassan, di sebelah timur laut provinsi Aleppo.

Disampaikan Observatory, dengan kematian satu keluarga tersebut, berarti sudah 148 warga sipil Suriah yang tewas akibat serangan udara koalisi AS sejak 23 September 2014 lalu. Di antara mereka termasuk 48 anak-anak dan 32 wanita.

Pada Mei lalu, Observatory melaporkan, setidaknya 64 warga sipil -- nyaris separuhnya anak-anak -- tewas dalam serangan udara koalisi AS di desa Birmahle, provinsi Aleppo.

Oposisi Suriah, Koalisi Nasional menyerukan penyelidikan atas insiden Birmahle tersebut. Pentagon umumnya membantah serangan-serangan koalisi AS telah menewaskan warga sipil, meskipun terus muncul laporan mengenai kematian warga sipil.

Namun pada 22 Mei lalu, kepala kampanye udara koalisi AS mengakui bahwa serangan di Aleppo pada November 2014 menewaskan dua bocah Suriah. Ini merupakan pengakuan serupa yang pertama kali dari Washington.


Sumber: AFP/Detik.com

SHARE:
beritaTerkait
Bangun Generasi Peduli, RA Khalifa Tekankan Pentingnya Empati Anak
Polres Inhil Gelar Tes Urine Seluruh Personil Polsek Pulau Kijang: Bukti Integritas Harga Mati
Polres Inhil Ungkap Kasus Perjudian Togel di Pasar Dayang Suri, Satu Pelaku Diamankan
Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
Bunda PAUD Inhil Tekankan Peran Posyandu dalam Peningkatan APK PAUD
48,39 Ton Pangan Ilegal Dibakar di Tembilahan, Wabup Inhil: Negara Tak Boleh Kalah dari Penyelundup
komentar
beritaTerbaru